Dorong Kinerja Solid dan Inovatif, Capex Elnusa (ELSA) Rp594 Miliar
Dari Rp594 miliar belanja modal, PT Elnusa Tbk (ELSA) mengalokasikan sebesar 56,4% bagi Upstream & Support Services, 30,3% dialokasikan ke Energy Distribution & Logistics. Sisanya, 13,3% digunakan untuk Non-Project dan New Business Development. Dok. Pertamina.
EmitenNews.com - PT Elnusa Tbk (ELSA) mengalokasikan capital expenditure (capex) sebesar Rp594 miliar pada tahun 2025. Belanja modal emiten subholding upstream Pertamina tersebut difokuskan untuk memperkuat segmen utama bisnis.
Dari total alokasi tersebut, anak usaha Pertamina Hulu Energi (PHE) ini mengalokasikan sebesar 56,4% bagi Upstream & Support Services, 30,3% dialokasikan ke Energy Distribution & Logistics. Sisanya, 13,3% digunakan untuk Non-Project dan New Business Development.
Dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (15/3/2025), Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo mengatakan, pihaknya terus meningkatkan kapasitas operasional, optimalisasi proyek strategis, serta eksplorasi teknologi baru.
Hal ini dilakukan melalui Pipeline Integrity Management, Well Production Improvement, Fabrications, Idle Well Solutions, EV Ecosystems, hingga Carbon Capture Utilization & Storage (CCUS).
“Saat ini, Elnusa sedang mengembangkan teknologi dalam negeri untuk pembersihan dan inspeksi pipa yang dikenal dengan proses pigging,” jelas Arief Prasetyo Handoyo dalam Media Engagement Elnusa, di Jakarta, Jumat (14/5/2025).
Sebagai informasi, Pigging adalah proses peluncuran benda yang disebut Pipeline Inspector Gauge (PIG) yang berfungsi untuk membersihkan maupun inspeksi di dalam suatu sistem perpipaan. Untuk melancarkan proses ini, ELSA mengembangkan produk pendukung, yakni Foam PIG, sebagai material dasar pembersihan pipa.
Elnusa juga tengah mengembangkan Binary Heat Exchanger for Geothermal dan Inflow Control Device (Downhole Flow Regulator), serta solusi Ecolift Hydraulic Pumping Unit untuk optimalisasi sumur idle. Pengembangan ini merupakan sinergi antar subholding Pertamina bersama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).
Dari sisi proyek berkelanjutan, Elnusa mengembangkan proyek Battery Charging Station dalam ekosistem kendaraan listrik (EV Ecosystems) serta implementasi teknologi Carbon Capture Utilization & Storage (CCUS) untuk mendukung transisi energi.
“Kami terus mengakselerasi pengembangan bisnis melalui inovasi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan energi nasional dan keberlanjutan industri. Dengan strategi yang terarah, Elnusa siap menghadapi tantangan industri energi di masa depan,” tutur Arief lagi.
Dalam aspek Pipeline Integrity Management, Elnusa mengembangkan In-Line Inspection Services untuk memastikan keandalan dan keselamatan jaringan pipa.
Sementara itu, di bidang Well Production Improvement, Elnusa menghadirkan inovasi seperti Perta Solvent, Hydraulic Dilation Water Pumping, dan Automatic Well Performance Analyzer guna meningkatkan efisiensi serta optimasi produksi sumur migas.
Pada sektor hulu, Elnusa terus meningkatkan kontribusinya melalui layanan Geoscience & Reservoir Services, Drilling & Workover Services, serta Well Intervention Services.
Hingga tahun 2024, Elnusa telah menjalankan 18 proyek eksplorasi dan survei seismik, termasuk survei seismik 2D & 3D, survei topografi, serta hydraulic dilation.
Bidang pengeboran dan perawatan sumur Elnusa telah menggarap 73 proyek
Sementara itu, di bidang pengeboran dan perawatan sumur, Elnusa telah menggarap 73 proyek yang mencakup hydraulic workover, penyediaan layanan penyemenan sumur, serta logging services.
Pada lini bisnis Engineering, Procurement, and Construction (EPC) serta Operation & Maintenance (OM), Elnusa mencatat pencapaian signifikan dengan 21 proyek aktif yang meliputi Water Pumping Services, dukungan pengeboran, instalasi pompa booster, serta layanan operasi dan pemeliharaan fasilitas migas. Dengan kapabilitas yang terus ditingkatkan, Elnusa memastikan kelancaran operasional dan efisiensi dalam pengelolaan fasilitas energi.
Pada sektor layanan distribusi dan logistik energi, Elnusa bersama anak usahanya, Elnusa Petrofin, telah mengelola 31 proyek yang mencakup transportasi BBM & non-BBM, pengelolaan depo, serta distribusi bahan bakar dan bahan kimia. Elnusa tetap berperan penting dalam mendukung distribusi energi nasional melalui layanan transportasi BBM dan pengelolaan terminal BBM yang andal.
Related News
Direktur UNTR Sempatkan Borong Saham Rp1,09 Miliar Saat Harga Drop ARB
Komisaris Utama Jual 18 Juta Saham SDMU, Raup Rp1,98 Miliar
Emiten Haji Isam (TEBE) Perbarui Lagi Susunan Direksi 2026–2031
Kunci Pinjaman Bank Mandiri Rp450M, DNET Gadaikan Obligasi dan RDN
KETR Gandeng MORA Geber Proyek Kabel Laut 400 Tbps Jakarta-Singapura
Masuk Pasar Malaysia, Wintermar Kuasai 49 Persen Petromar Offshore





