EmitenNews.com - Ini dukungan untuk Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Komisi VI DPR RI menyetujui pagu indikatif dan usulan tambahan anggaran 2023 sebesar Rp1,8 triliun untuk kementerian yang dipimpin Menteri Bahlil Lahadalia itu. Anggaran sebesar itu akan digunakan untuk meningkatkan investasi di Tanah Air.


Total anggaran sebesar Rp1,8 triliun itu terdiri atas pagu indikatif sebesar Rp646,01 miliar dan usulan tambahan anggaran Rp1,24 triliun untuk mendukung program prioritas. Tujuannya, mencapai target investasi di tahun 2023 sebesar Rp1.250 triliun hingga Rp1.400 triliun.


"Komisi VI DPR RI menyetujui pagu indikatif Kementerian Investasi/BKPM sebesar Rp646,01 miliar," kata Pimpinan Komisi VI DPR RI Martin Manurung dalam rapat kerja dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/6/2022).


Untuk diketahui pagu anggaran Kementerian Investasi/BKPM pada tahun 2023 tersebut terdiri atas anggaran untuk program dukungan manajemen Rp314,3 miliar dan anggaran untuk program penanaman modal sebesar Rp331,7 miliar.


Di luar itu, menurut Martin Manurung, Komisi VI juga menyetujui usulan tambahan anggaran 2023 sebesar Rp1,24 triliun. Anggaran sebesar itu untuk mendanai program prioritas dalam meningkatkan investasi pada tahun 2023. ***