DPUM Jadi Target Akuisisi, Perusahaan Jasa SDM Siap Ambil Alih Kendali
Fasilitas pengolahan emiten perikanan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM)
EmitenNews.com -
PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) tengah bersiap menghadapi potensi perubahan pengendali. PT Rama Indonesia mengumumkan rencana pengambilalihan saham DPUM yang mewakili 59,24 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh, yang saat ini dimiliki oleh PT Pandawa Putra Investama.
Direktur Utama DPUM Bambang Panca Putra menegaskan, rencana pengambilalihan tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan, baik dari sisi hukum, kondisi keuangan, maupun terhadap kelangsungan usaha Perseroan.
“Rencana pengambilalihan ini tidak berdampak signifikan dari sisi hukum, kondisi keuangan, maupun terhadap kelangsungan usaha Perseroan,” ujar Bambang dalam penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia.
Dalam surat pemberitahuan terpisah, PT Rama Indonesia menyatakan telah melakukan pengumuman negosiasi terkait rencana pengambilalihan DPUM, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat satu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor sembilan POJK titik nol empat garis dua ribu delapan belas tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.
Direktur PT Rama Indonesia Fransisda Marga Saputra mengungkapkan, rencana pengambilalihan tersebut bertujuan sebagai investasi untuk mendukung pengembangan dan ekspansi bisnis grup ke depan.
“Tujuan rencana pengambilalihan ini adalah untuk investasi dalam rangka pengembangan dan ekspansi bisnis grup,” kata Fransisda.
Ia menambahkan, hingga saat ini materi negosiasi yang masih dibahas para pihak antara lain mencakup nilai final transaksi serta waktu penyelesaian rencana pengambilalihan. Seluruh proses akan dijalankan dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
“Setelah penyelesaian rencana pengambilalihan, sebagai pengendali baru, PT Rama Indonesia akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai ketentuan POJK Nomor sembilan POJK titik nol empat garis dua ribu delapan belas,” pungkasnya.
Sebagai informasi, PT Rama Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyediaan dan pengelolaan sumber daya manusia dan berdomisili di Jakarta Utara.
Related News
Astra (ASII) Buyback Rp2 Triliun, Berikut Ini Waktunya
Melesat 122 Persen, 2025 SRTG Koleksi Laba Rp7,31 Triliun
Manipulasi Pasar, OJK Hukum Bentjok Seumur Hidup
Langgar Aturan Pasar Modal, OJK Jatuhkan Sanksi Ke POSA dan SBAT
Menciut! MEJA Bagi Saham Bonus 372,58 Juta Lembar Rasio 6:1
Melesat 48 Persen, CBDK 2025 Catat Laba Rp1,4 Triliun





