Dream Team! PANI Angkat Jagoan dari Salim Group dan Agung Sedayu Masuk Jajaran Manajemen
:
0
EmitenNews.com -Perusahaan properti dan konstruksi milik Agung Sedayu Group dan Salim Group PT.Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk mengubah jajaran manajemen di tubuh perseroan.
Berdasarkan sumber yang diterima emitennews.com dan tak mau di sebutkan namanya, Agung Sedayu Group dan Salim Group pengendali PT.Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) akan menempatkan petinggi-petinggi nya di dalam jajaran dewan komisaris dan dewan direksi PANI.
Agung Sedayu Group dan Salim Group memang menjadi pemegang saham PNI dengan porsi kepemilikan. Sumber tersebut menyebut akan ada perubahan jajaran komisaris dan direksi dari PANI.
"Masuk dalam jajaran direksi nya sang pendiri Agung Sedayu Group Sugianto Kusumo," kata Dia.
Dream team akan masuk dalam Jajaran Komisaris dan Direksi PT.Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI).
Selain nama Sugianto Kusumo, terdapat nama-nama beken lainnya seperti Susanto Kusumo, Steven Kusumo, Richard Halim Kusuma, Alexander Halim Kusuma. Sedangkan dari pihak Salim Group ada Surya Pranato Budihardjo dan Arthur Salim Group.
Sehingga anggota BOD dan BOC setelah perubahan menjadi Komisaris Utama Susanto Kusumo, Wakil Presiden KOmisaris Phiong Phillipus Darma, KOmisaris Steven Kusumo, Richard Halim Kusuma, Komisaris Independen Hardjo Subroto Lilik dan Prof. Djisman Simandjuntak.
Untuk Posisi Direksi di isi oleh sang pendiri Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma, Wakil Presiden Direktur Alexander Halim Kusuma dan Surya Pranoto Budihardja perwakilan Salim Group, lali sisanya 5 Direksi lain di isi oleh Markus Kusumaputra, Ipeng Widjoyo, Arthur Salim, Giantoro Gunara, Yohanes Edmond Budiman.
Related News
CLEO Gas Ekspansi, Pabrik Baru Palu Beroperasi, 2 Lagi Segera Menyusul
Emtek Group (EMTK) Lepas Bisnis Telekomunikasi ke Mantan Direkturnya
Anggota Klub HSC, Habco Trans (HATM) Gaspol PMTHMETD 10 Persen Saham
Usai Didepak FTSE, ASSA Dapat Tambahan Kredit CIMB Niaga Jadi Rp100M
Fitch Tetapkan Peringkat AA+ untuk XLSmart, Risiko Gagal Bayar Rendah
Grup Djarum Serok 4,84 Miliar Saham Grup Bakrie (BTEL), Ada Korporasi?





