Dua Pesawat TNI AU Jatuh di Pasuruan, Tiga Perwira Menengah Meninggal dan 1 Hilang
:
0
Puing pesawat TNI AU yang jatuh di kawasan lereng Gunung Bromo, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Kamis, 16 Oktober 2023. dok. VIVA. TNI AU.
EmitenNews.com - Duka mendalam untuk jajaran TNI AU. Dua dari empat pesawat EMB-314 Super Tucano milik Skadron Udara 21 mengalami kecelakaan di kawasan lereng Gunung Bromo, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023) siang. Sedikitnya tiga perwira TNI AU tewas, dan satu lagi hilang dalam kecelakaan itu.
TNI Angkatan Udara mengumumkan, tiga dari empat perwira menengah yang menjadi pilot dan awak dua pesawat EMB-314 Super Tucano milik Skadron Udara 21 Lanud Abdurrachman Saleh itu, dipastikan meninggal dalam kecelakaan itu. Satu orang lainnya dinyatakan hilang, dan masih dalam pencaharian.
Ketiga korban tewas itu, Kolonel Adm Widiono yang bertindak sebagai backseater pesawat TT-3111, Mayor Pnb Yuda A. Seta selaku frontseater pesawat TT-3103 dan Kolonel Pnb Subhan sebagai backseater pesawat TT-3103.
Sedangkan yang dinyatakan hilang yakni Letkol Pnb Sandhra Gunawan yang bertindak sebagai frontseater pesawat TT-3111.
"Ketiga jenazah korban atas nama Kolonel Adm Widiono, Mayor Pnb Yuda A. Seta, dan Kolonel Pnb Subhan sudah ditemukan dan dalam proses evakuasi untuk dibawa ke Lanud Abdurrachman Saleh Malang," ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama Agung Sasongkojati dalam konferensi pers di Gedung Cakrawala Lanud Abdurrachman Saleh, Kamis (16/11/2023).
Related News
Kasus Korupsi Sritex, Hukuman Berbeda Untuk Duo Iwan
Kasus Kredit Sritex, Vonis Bebas Untuk Eks Dirut Bank BJB (BJBR)
CNG Uji Pengembangan 3 Kg, Pengganti LPG Itu Dijamin Lebih Murah
Dirjennya Terseret Kasus Suap di Bea Cukai, Begini Respon Purbaya
Luhut Datang, Pemerintah Siap Perluas Uji Bansos Digital di 42 Kota
Terbang ke Cebu Tadi Pagi, Prabowo Cuma Didampingi Bahlil dan Teddy





