Dua Saham Diumumkan BEI, Satu ARA, Satunya ARB
:
0
Ilustrasi simbol tren naik (bullish) dan tren turun (bearish).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka suspensi perdagangan saham dua emiten yakni, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) dan PT Agro Bahari Nusantara Tbk. (UDNG), setelah sempat disuspensi karena mengalami lonjakan harga yang naik tajam.
Keduanya kompak dapat ganjaran FCA alias Full-Call Auction pasca peringatan suspensi jilid kedua.
Pembukaan kembali dilakukan mulai sesi I perdagangan hari ini, Senin (30/6) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sebagaimana disampaikan oleh Donni Kusuma Permana, Pelaksana Harian Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam pernyataan tertulis tertanggal Kamis (26/6/2025).
Sebelumnya, terhitung rentang dua minggu lamanya BEI menghentikan sementara perdagangan saham UDNG sejak Kamis (12/6/2025) dan PACK pada Selasa (17/6/2025).
Pasca pembukaan suspensi hari ini, UDNG menorehkan hasil kenaikan harga hingga titik ARA atau Auto-Rejection Atas 9,7% di Rp1.015 dari harga opening di Rp925.
PACK, justru tercatat lesu ARB -9,8% di level harga Rp4.480 dari sebelumnya Rp4.970. Ia nyatanya belum mampu menembus level Rp5.000.
Berdasarkan data perdagangan sebelum suspensi, saham PACK pada Senin (16/6) PACK seminggu sebelumnya mengalami kenaikan hingga 32,89%. Kenaikan makin melonjak jika ditarik sebulan ke belakang dari harga Rp2.150 (14/5), saham PACK naik 137,80% atau setara 2.880 poin.
Sedangkan, UDNG pada (11/6) naik 20,13% sepekan terakhir sebelum suspensi di Rp925 dan harganya melonjak 295,3% dalam satu bulan sebelumnya.
Related News
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan
Laba Emiten Grup Salim (IMAS) Ambles 74,3 Persen di Paruh Pertama 2026
Cimory (CMRY) Toreh Revenue Rp6,46T, Laba Naik 17,8 Persen di Q2-2026
Pendapatan ARKO Susut 6,7 Persen, Laba Bersih Tertahan di Rp36,64M
Emiten Haji Isam (TEBE) Laba Turun 27,5 Persen Sisa Rp19,9M di Q2-2026





