Dua Saham Ini Diawasi Bursa, Satu Saham Jatuh Terjerembap Usai Reli
Ilustrasi tren penurunan harga (downtrend).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengetatkan pengawasan terhadap dua saham yang pergerakannya dinilai tidak biasa.
Dua saham tersebut meliputi Asia Pacific Investama Tbk. (MYTX) dan Cipta Perdana Lancar Tbk. (PART) yang resmi masuk radar Unusual Market Activity (UMA) oleh otoritas bursa mulai efektif diberlakukan pada Jumat (20/2/2026).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan bahwa penetapan UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran.
BEI, lanjut dia, mengimbau investor untuk mencermati kinerja dan keterbukaan informasi masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan investasi.
i.Berada di tengah label pengawasan, saham MYTX justru tetap melaju. Pada perdagangan Jumat (20/2), saham yang kini berada dalam papan pemantauan khusus (FCA) itu ngegas 9,72 persen atau naik 7 poin ke level Rp79.
Sebaliknya, PART bergerak ke arah berbeda. Saham ini dibuka terkoreksi 13,55 persen atau turun 29 poin ke Rp185, mendekati batas Auto Rejection Bawah (ARB) di Rp182.
Padahal beberapa hari sebelumnya, PART sempat menampilkan lonjakan agresif. Pada Rabu (18/2), saham ini melonjak 34,33 persen ke Rp180, lalu kembali melanjutkan penguatan 18,89 persen pada Kamis (19/2) hingga menyentuh Rp214.
Related News
Lapak INPS dan AKKU Kembali Dibuka Usai Lunasi Annual Listing Fee
Bos BEI: Rp187T Dibutuhkan agar 267 Emiten Penuhi Free Float 15 Persen
5 Emiten Lepas Suspensi Usai Lunasi Iuran Listing Fee
Awas! Jangan Terlibat Jual Beli Rekening, OJK Ingatkan Risikonya
Belum Bayar Listing Fee 2026, BEI Suspensi 11 Emiten
Pemerintah Batasi Angkutan Barang Selama 16 Hari Periode Mudik Lebaran





