EmitenNews.com - PT Hutama Karya (Persero) menargetkan mempercepat penyelesaian konstruksi proyek pembangunan Pelabuhan Sanur. Hutama Karya, kontraktor dengan porsi mayoritas pada proyek yang mulai digarap sejak akhir tahun 2020 itu. Pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung September 2022, untuk mendukung pelaksanaan Presidensi G20.

 

Paket pekerjaan yang digarap oleh Hutama Karya mencakup desain dan build struktur pelindung pantai dengan jenis Rubble Mound Breakwater, pekerjaan pengerukan lapisan tanah di sekitar pantai. Lainnya, pembangunan dermaga apung atau ponton, penguatan dinding pantai eksisting serta pembangunan fasilitas darat pelabuhan yakni terminal dan pos jaga.

 

Melalui Joint Operation (JO) dengan PT Sumber Bangun Sentosa serta PT Virama Karya (Persero), proyek ini ditargetkan dapat rampung lebih cepat 6 bulan yakni pada September 2022 dari target semula Februari 2023.

 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Rabu (27/7/2022), melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna berkoordinasi dalam rangka percepatan pembangunan Pelabuhan Sanur.

 

"Kedatangan saya ke Pelabuhan Sanur ini guna memastikan bahwa pengerjaan proyek ini selesai di bulan September 2022, salah satunya untuk mendukung Presidensi G20," ujar Budi Karya.