Ekonom UI Sebut Pendirian Badan Pangan Nasional tak Sesuai Gagasan Awal, Lobi Siapa?
EmitenNews.com - Pendirian Badan Pangan Nasional dinilai tidak sesuai gagasan awal. Karena itu, dalam penilaian Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri, lembaga tersebut tidak akan memiliki penguatan fungsi apa pun terhadap jalannya pembangunan sektor pertanian ke depan. Bapanas hanya terbatas pada urusan sembilan komoditas. Padahal, sektor pertanian memiliki beragam jenis unggulan yang mesti dikembangkan.
"Saya kita tak sesuai dengan gagasan awalnya. Klausul fungsi Badan Pangan Nasional yang tertuang dalam draft peraturan presiden diduga telah banyak dipangkas. Kewenangannya dicabut satu-satu, sehingga versi yang ditandatangani Pak Jokowi beda jauh dengan draft awal. Ada lobi barangkali," kata Faisal Basri dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (16/10/2021).
Kementerian Pertanian, sebelumnya memastikan Badan Ketahanan Pangan bakal menjadi embrio dari Bapanas. Fungsi koordinasi dan perumusan kebijakan di bidang peningkatan diversifikasi dan pemantapan ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Bapanas, nantinya diintegrasikan menjadi tugas dan fungsi Bapanas, seiring dengan dimulainya masa berlaku Perpres.
Jika hal itu terjadi, Faisal Basri, Bapanas yang telah resmi dibentuk oleh Presiden Joko Widodo itu hanya replika dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian. ”Jangan-jangan Badan Pangan Nasional hanya replika dari Badan Ketahanan Pangan. Di dalam Perpres, (Badan Pangan Nasional) disebutkan secara eksplisit kalau Bulog cuma pelaksana, jadi sama saja dengan sekarang." ***
Related News
Pesangon tidak Cair, Ratusan Eks Buruh Sritex (SRIL) akan Gelar AksiĀ
Percaya Diri, Pemerintah Pastikan tidak ada Impor Beras-Gula Konsumsi
Ekonomi Stagnan, 2026 Tidak ada Kenaikan Tarif Iuran BPJS Kesehatan
PascaBencana Sumatera, Presiden Pastikan Siap Terima Semua Bantuan
Jumlah Penumpang Angkutan Umum Hingga H+5 Natal 2025 Naik 6,57 Persen
Kasus Gagal Bayar, PPATK Blokir Rekening Dana Syariah Indonesia





