EmitenNews.com - Bank Victoria (BVIC) menerbitkan negotiable certificate of deposit (NCD) senilai Rp440 miliar. Alternatif pendanaan di luar dana pihak ketiga (DPK) itu, terbagi dalam dua seri. Yaitu, seri A, dan Seri B. 


NCD Bank Victoria Tahun 2023 seri A dengan jumlah pokok senilai Rp50 miliar. NCD senilai itu, dilabeli tingkat diskonto 6,50 persen. Selanjutnya, instrumen surat utang itu bertenor 12 bulan, dan jatuh tempo pada 5 September 2024. 


Lalu, NCD Bank Victoria Tahun 2023 seri B bernilai Rp390 miliar. Instrumen deposito tersebut dibekali dengan tingkat diskonto sebesar 7 persen. Bertenor 12 bulan, instrumen alternatif pendanaan tersebut bakal jatuh tempo pada 5 September 2024 mendatang.


”Penerbitan NCD Bank Victoria untuk modal kerja dalam mengembangkan usaha terutama dalam menunjang penggelontoran kredit, dan peningkatan komposisi struktur penghimpunan dana jangka panjang,” tulis Achmad Friscantono, Direktur Utama Bank Victoria. 


Data dan fakta tersebut tidak berdampak negatif terhadap perseroan. Baik itu dari sisi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan emiten sebagai perusahaan publik atau terbuka. (*)