EmitenNews.com - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) berhasil memenangkan lelang kapal MPSV Bourbon Evolution 805, Kamis (9/4/2026). Pencapaian ini diraih melalui entitas anak ELPI yaitu ETC pada gelaran lelang oleh Shipbid (Singapore) Shipping Exchange Pte Ltd dengan nilai transaksi mencapai US$46.500.000.

Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo, mengatakan keberhasilan memenangkan lelang kapal MPV Bourbon Evolution 805 diklaim mampu memperkuat kapasitas armada Perseroan. Selain itu, dengan tambahan armada baru melalui penempatan kapal pada proyek-proyek offshore berpeluang meningkatkan pendapatan yang signifikan.

Di sisi lain, keberhasilan itu, lanjut Wawan memberikan dukungan terhadap keberlangsungan usaha (going concern) ETC, khususnya dalam pengembangan bisnis di sektor jasa offshore.

“Akan terdapat peningkatan liabilitas seiring penggunaan biaya eksternal, akan tetapi diimbangi pendapatan yang meningkat dari optimalisasi operasional kapal, hal itu tetap mendukung kemampuan pembayaran dan kinerja keuangan secara berkelanjutan,” ujar Wawan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (15/4).

Wawan juga menuturkan, dengan adanya armada kapal Bourbon mampu meningkatkan kapabilitas, serta rekam jejak ETC dalam menyediakan armada berteknologi tinggi untuk mendukung kegiatan eksplorasi minyak dan gas.

“Hal ini sejalan dengan strategi ekspansi Perseroan ke depan, khususnya dalam memperluas jangkauan operasional di kawasan Asia-Pasifik serta meningkatkan peluang penetrasi ke pasar global,” tambah Wawan.

Spesifikasi Kapal MPV Bourbon Evolution 805

Memiliki nama lengkap Bourbon Evolution 805, kapal ini diproduksi di Zhejiang Shipbuilding Co dengan jenis DP3 MPV dan GPA 696 yang dibuat pada tahun 2014.

Tampak luar, kapal ini memiliki panjang total 100,20 meter dengan lebar cetakan 21,00 meter dan memiliki kedalam hingga 8 meter yang mampu mengangkut 6.146 tonase kotor.

Di samping itu, kapal MPSV Bourbon Evolution 805 dengan tipe kapal Dynamic Positioning 3 MPSV ini akan menjadi kapal pertama berbendera Indonesia dengan karakter Multi Use. Artinya mampu untuk diving support capable, supply Gessel fire fighting shio, water spray ingin, oil recovery ship, special service, dan standby resche vessek yang dinilai menunjang kegiatan konstruksi offshore.

“Adapun pelaksanaan transaksi kapal tersebut, dilakukan melalui skema pembiayaan yang bersumber dari pihak ketiga,” tutur Wawan.

Pada perdagangan intraday Rabu (15/4/2026) saham ELPI menguat 1,72 persen atau naik 30 poin ke level Rp1.775.