Emas Antam Turun Rp36 Ribu Terimbas Profit Taking Global
:
0
Emas Aneka Tambang (Antam)
EmitenNews.com - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Jumat. Harga emas Antam merosot Rp36.000 per gram menjadi Rp2.664.000 per gram dibandingkan posisi Kamis kemarin sebesar Rp2.700.000 per gram.
Penurunan serupa terjadi pada harga transaksi jual kembali (buyback). Berdasarkan data logammulia.com, harga buyback emas Antam pada Jumat ini berada di level Rp2.510.000 per gram, turun Rp36.000 dari harga Kamis lalu yang tercatat Rp2.546.000 per gram.
Penurunan harga emas di pasar domestik sejalan dengan pergerakan emas internasional yang tertekan di bawah USD4.350 per ons pada hari Jumat akibat aksi ambil untung investor.
Laporan Trading Economics mencatat bahwa data harga yang lebih lemah mengurangi tekanan pada Fed untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, dengan pasar sekarang memperkirakan sekitar 35% kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan September, turun dari 55% seminggu sebelumnya.
Data harga produsen inti AS pada bulan Juli tercatat naik lebih rendah dari perkiraan. Kondisi ini meredakan kekhawatiran inflasi sekaligus menahan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Di saat bersamaan, kebuntuan diplomasi di Selat Hormuz menjaga kewaspadaan pelaku pasar atas potensi risiko kenaikan harga energi.
Kondisi penurunan harga emas ini menjadi perhatian khusus bagi investor dan masyarakat di Indonesia yang memanfaatkan emas batangan sebagai sarana lindung nilai (hedging) maupun instrumen investasi jangka panjang.
Berikut rincian emas Antam hari ini:
Pecahan 1 gram Rp2.664.000
Pecahan 5 gram Rp13.095.000
Pecahan 10 gram Rp26.135.000
Pecahan 25 gram Rp65.212.000
Pecahan 50 gram Rp130.345.000
Pecahan 100 gram Rp260.612.000
Pecahan 250 gram Rp651.265.000
Pecahan 500 gram Rp1.302.320.000
Pecahan 1.000 gram Rp2.604.600.000.(*)
Related News
Nikkei Tembus 69.400, Saham Jepang Melejit Ikuti Wall Street
Intip Arah Kebijakan Fed, Harga Emas Bertahan USD4.350
Pasokan Selat Hormuz Mengalir, Harga Minyak Turun
Di Cikarang, Presiden Dorong Produksi 2 Juta Motor Listrik Nasional
Bentuk Task Force, Apindo Kawal 14 Isu Prioritas Terkait Dunia Usaha
Vale (INCO), Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Kini Tuntas





