EmitenNews.com - Harga emas dunia dan emas batangan domestik kompak melanjutkan penurunan pada awal pekan ini. Pelemahan ini dipicu oleh konflik Selat Hormuz yang menjaga biaya energi tetap tinggi, sehingga memicu ekspektasi kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) guna meredam inflasi.

Berdasarkan data pasar komoditas, harga emas spot turun 0,5 persen menjadi USD4.261,59 per ons pada pukul 07.56 pagi waktu Singapura. Emas diperdagangkan di kisaran USD4.265 per ons setelah menutup pekan lalu dengan penurunan lebih dari 2 persen.

Pelemahan harga logam mulia ini terjadi di tengah konflik AS-Iran yang telah memasuki bulan kedelapan, di mana harga minyak mentah Brent tercatat melambung 70 persen sepanjang tahun 2026. "Imbal hasil obligasi pemerintah (Treasury) jangka panjang mengalami kenaikan yang didorong oleh prospek pertumbuhan yang lebih kuat, kekhawatiran mengenai utang pemerintah, serta ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga tambahan," ujar Presiden Federal Reserve Cleveland Beth Hammack, sebagaimana dilaporkan Bloomberg.

Pada pertengahan September 2026, para pejabat The Fed secara bulat telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Pelaku pasar kini memperkirakan adanya peluang sekitar 65 persen bagi The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga pada Oktober 2026.

Penguatan dolar AS turut menekan komoditas lain, dengan harga perak turun 0,8 persen menjadi USD63,77 per ons, diikuti pelemahan harga platinum dan paladium. Bloomberg Dollar Spot Index mencatatkan kenaikan 0,1 persen, setelah sebelumnya menguat 2 persen sejak awal September 2026.

Di dalam negeri, penurunan harga emas global berdampak langsung pada harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Menurut data logammulia.com pada Senin (28/9/2026), harga emas Antam turun Rp16.000 per gram dari level Rp2.613.000 per gram pada Minggu (27/9/2026) menjadi Rp2.597.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam pada Senin (28/9/2026) juga melorot Rp16.800 per gram ke level Rp2.422.000 per gram dibandingkan posisi hari sebelumnya yang berada di angka Rp2.438.800 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian bagi investor domestik yang memantau pergerakan aset safe-haven di tengah tekanan inflasi global.

Berikut rincian emas Antam hari ini:

Pecahan 1 gram Rp2.597.000
Pecahan 5 gram Rp12.760.000
Pecahan 10 gram Rp25.465.000
Pecahan 25 gram Rp63.537.000
Pecahan 50 gram Rp126.995.000
Pecahan 100 gram Rp253.912.000
Pecahan 250 gram Rp634.515.000
Pecahan 500 gram Rp1.268.820.000
Pecahan 1.000 gram Rp2.537.600.000.(*)