Emiten Haji Isam (JARR) Bakal Gelar RUPS, Agenda 3 Ditunggu Investor
:
0
Suasana pabrik sawit PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). Foto: Jhonlin Agro Raya (JARR)
EmitenNews.com - Emiten afiliasi Haji Isam atau Andi Samsudin Arsyad, PT Jhonlin Agro Raya (JARR) berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 17 Juni mendatang. Hal ini diumumkan oleh perseroan lewat keterbukaan informasi pada 26 Mei lalu.
Dalam dokumen yang disampaikan, terdapat empat agenda penting yang akan dibahas di dalam RUPS JARR. Di antaranya, pertama terkait persetujuan laporan direksi dan laporan tugas pengawasan dewan komisaris mengenai keadaan jalannya usaha perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Kedua, persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan audit perseroan tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025, serta memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atau acquit et de charge kepada dewan komisaris dan direksi perseroan atas tindakan pengawasan yang dilakukan dalam tahun buku berakhir 31 Desember 2025.
Ketiga, persetujuan laba bersih perseroan tahun 2025, dan keempat pemberian kuasa kepada dewan komisaris untuk menunjuk akuntan publik yang akan mengaudit buku-buku perseroan untuk tahun buku 2025 dan menetapkan jumlah honorarium akuntan publik tersebut dan persyaratan lainnya.
Untuk diketahui, pengendali saham JARR dipegang oleh PT Eshan Agro Sentosa yang merupakan perusahaan kelapa sawit yang berada di bawah naungan Jhonlin Group milik Haji Isam. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang terbit 8 Mei 2026, saham PT Eshan di JARR tercatat sebanyak 86,64%. Sedangkan saham free float JARR tercatat sebesar 11,67%.
Menilik pergerakan sahamnya, JARR menutup perdagangan pada Jumat (29/5) di level Rp1.615, menguat 0,94% atau naik 15 poin. Kendati demikian, secara year to date, justru terpantau merosot 49,37% atau turun 1.575 poin.
Kinerja Keuangan Kuartal I 2026
Merujuk pada dokumen laporan keuangan interim yang tidak diaudit di keterbukaan informasi, JARR membukukan jumlah aset sebesar Rp3,96 triliun, turun dibanding tahun 2025 sebesar Rp4,01 triliun.
Jumlah ekuitas tercatat sebesar Rp1,95 triliun, naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,91 triliun. Sedangkan liabilitas tercatat mengalami penurunan menjadi Rp2,00 triliun dari sebelumnya sebesar Rp2,10 triliun.
Sepanjang kuartal I 2026, JARR berhasil meraup penjualan sebesar Rp776 miliar, turun dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp849 miliar. Setelah dikurangi beban pokok penjualan, laba bruto JARR tetap tercatat menurun. Pada kuartal I 2026, laba bruto tercatat Rp142 miliar, turun dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp155 miliar.
Related News
Potensi Pasar Sentuh USD5T, Bursa ASEAN Soroti Peluang Saham Konsumer
Singtel Buang Habis Saham SUPA Rp812,99M, GXS Bank Lanjut Tampung!
12 Emiten ini Cum Date Dividen Selasa (2/6), Cek Besarannya!
BUAH Jadwal Dividen 99,29 Persen Laba, Kebut Ekspansi Cabang Baru
PSGO Jadwal Dividen Rp113,1 Miliar, Bidik Produksi CPO 30 Persen
Serok Jutaan Saham SIMP, Simak Portofolio Lo Kheng HongĀ April 2026





