Emiten Hermanto Tanoko (BLES) Melantai, Sahamnya Melesat 34,4 Persen
:
0
Gambar gedung Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - PT Superior Prima Sukses Tbk. (“Perseroan”), perusahaan yang bergerak di industri Bata Ringan AAC dengan merek BLESSCON dan SUPERIORE BLOCK, resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 Juli 2024 dengan kode saham “BLES”.
PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) pada perdagangan perdana, saham BLES dibuka langsung naik 34,43% ke posisi harga Rp 246 per saham.
Emiten milik harmanto Tanoko grup Tancorp grup Dalam penawaran umum perdana (IPO) ini, Perseroan menawarkan 1.313.824.000 saham atau setara 15% dari modal ditempatkan kepada masyarakat dengan harga Rp 183 per saham.
Dalam proses IPO ini, BLES menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi. Penawaran umum saham berlangsung dari tanggal 1 Juli 2024 hingga 4 Juli 2024.
IPO ini berhasil menarik minat yang tinggi dari investor, dengan terjadinya kelebihan permintaan (oversubscribe) sebanyak 80,15 kali dan melibatkan lebih dari 37.000 investor baik perorangan, institusi, nasional maupun asing.
Dengan jumlah saham dan harga yang ditawarkan, BLES berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 264 miliar. Dana ini akan digunakan untuk pengembangan usaha, dengan alokasi sekitar Rp 100 miliar untuk belanja modal (capital expenditure) dan sisanya untuk modal kerja (working capital).
BLES berada di posisi yang strategis untuk pertumbuhan di Indonesia, didukung oleh jaringan distribusi dan penjualan yang luas dengan 70 cabang dan lebih dari 13.000 outlet terdaftar.
Perseroan juga diakui atas kualitas produk dengan menerima penghargaan TOP BRAND selama empat tahun berturut-turut dari tahun 2021-2024.
Pada tahun 2023, emiten milik Hermanto Tanoko dalam Tancorp Group, melalui PT Tancorp Investama Mulia, menjadi mitra strategis dan pemegang saham sebesar 11,35% di Perseroan. Kolaborasi antara SPS Corporate dan Tancorp Group diharapkan memperkuat posisi Perseroan di industri bata ringan AAC.
Untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, Perseroan terus melakukan penetrasi pasar dan peningkatan kapasitas produksi di pabrik-pabriknya, serta merencanakan investasi untuk pabrik baru (pabrik ke-5) di Jawa Tengah.
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





