Emiten Ini Potensi Delisting Minta Restrukturisasi Utang Rp650M
:
0
Pabrik tekstil PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk. (SBAT).
EmitenNews.com - Emiten tekstil yang terancam delisting, PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk. (SBAT) atas jeratan kasus PKPU alias Penundaan Kewajiban Perkara Utang berencana menyelesaikan permasalahan keuangan dengan mengajukan usulan restrukturisasi utang senilai Rp650.367.205.112 atau nominalnya hingga mencapai 650 Miliar.
Hal ini disampaikan langsung oleh Pengendali Saham Perseroan SBAT, Tan Heng Lok pada Rabu (23/7) usulan ini menjadi bagian dari respons perusahaan atas gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan terhadap SBAT oleh kreditur, PT Putratama Satya Bhakti.
PKPU ini diajukan ke pengadilan pada 27 April 2023, dengan jumlah tagihan sebesar Rp28.153.408.519 atau nominalnya berkisar 28 miliar. Gugatan tersebut terkait pinjaman berdurasi pendek selama satu bulan, yang sebelumnya dimanfaatkan oleh SBAT untuk mendanai program pemagangan tenaga kerja.
Namun, kondisi operasional perusahaan terganggu akibat penurunan kapasitas produksi, yang menyebabkan arus kas tertekan dan menghambat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada kreditur. Hal ini berdampak langsung terhadap kelancaran pembayaran pinjaman.
Dalam laporan tersebut Tan Heng Lok menyatakan, “Manajemen akan menempuh penyelesaian homologasi atau perdamaian pada pihak Pemohon agar penyelesaian PKPPU dapat diselesaikan dengan baik,” tulisnya Selasa (23/7).
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





