ESSA Dirikan Entitas Bisnis Baru, Ini Tujuannya
:
0
Salah satu Pabrik kimia milik ESSA.
EmitenNews.com - PT. ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) menyampaikan bahwa mendirikan anak usaha baru dengan nama PT ESSA Sustainable Indonesia (ESI) berkedudukan di Jakarta Selatan.
Shinta DU Siringoringo Sr Legal dan Corporate Secretary Manager ESSA dalam keterangan tertulisnya Senin (23/12) menuturkan bahwa ESI memiliki kegiatan usaha aktivitas konsultasi manajemen lainnya serta modal disetor dan ditempatkan sebesar 10.001 saham atau setara dengan Rp10.001.000.000.
Adapun Nilai penyertaan modal dan presentase kepemilikan ESSA pada ESI adalah sebesar 10.000 saham atau setara dengan Rp10 miliar atau sebesar 99,9% dari modal ditempatkan dan disetor, serta secara tidak langsung melalui PT ESSA Chemicals Indonesia (ECI), adalah sebesar 1 saham atau setara dengan Rp 1.000.000 dari modal ditempatkan dan disetor.
Sementara itu ESSA melalui ESI juga mendirikan entitas anak perusahaan dengan nama PT ESSA SAF Makmur (ESM) berkedudukan di Jakarta Selatan dengan kegiatan usaha industri kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian serta modal disetor dan ditempatkan sebesar 10.001 saham atau setara dengan Rp10.001.000.000.
Nilai penyertaan modal dan presentase kepemilikan Perseroan secara tidak langsung pada ESM adalah sebesar 6.201 saham atau setara dengan Rp6.201.000.000 dari modal ditempatkan dan disetor.
"Dengan dibentuknya anak usaha baru ini diharapkan dapat meningkatkan dan membantu kegiatan operasional ESSA,"tuturnya.
Shinta menambahkan pendirian anak usaha baru ini tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha ESSA.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





