Fitch Afirmasi Peringkat Ciputra Development (CTRA) di ‘B+’ Outlook Stabil, Ini Sebabnya
:
0
EmitenNews.com - Fitch Ratings telah mengafirmasi peringkat emiten jangka panjang (IDR) jangka panjang pengembang properti yang berbasis di Indonesia PT Ciputra Development Tbk (CTRA) di 'B+' dengan Outlook Stabil. Agensi juga telah menegaskan peringkat jangka panjang pada obligasi CTRA senilai SGD150 juta yang jatuh tempo pada 2 Februari 2026 di 'B+' dan Peringkat Pemulihannya di RR4'. Daftar lengkap tindakan pemeringkatan ada di akhir komentar ini.
Penegasan dengan Outlook Stabil mencerminkan ekspektasi kami bahwa CTRA akan mempertahankan kinerja yang stabil dalam 12-18 bulan ke depan. IDR CTRA dibatasi oleh skala operasinya yang kecil dibandingkan dengan rekan-rekan berperingkat lebih tinggi, di mana kami tidak mengharapkan prapenjualan yang dapat diatribusikan (tidak termasuk bagian dari prapenjualan yang diatribusikan kepada pemilik minoritas) untuk naik di atas Rp5 triliun dalam dua tahun ke depan.
Skala Kendala Peringkat: Kami memperkirakan prapenjualan yang dapat diatribusikan CTRA akan meningkat menjadi Rp4,5 triliun pada tahun 2021 dan sekitar Rp4,8 triliun pada tahun 2022. Perusahaan perlu mempertahankan prapenjualan yang dapat diatribusikan lebih dari Rp5 triliun sebelum Fitch mempertimbangkan peningkatan peringkat.
Kinerja Stabil di Tengah Tantangan: Presales yang diatribusikan CTRA naik 40% yoy menjadi Rp3,5 triliun pada 9M21 - hasil yang kuat karena dicapai di tengah pembatasan mobilitas yang ketat selama Juli-Agustus 2021, yang membatasi peluncuran proyek skala besar. Kami memperkirakan rumah tapak dengan harga di bawah Rp2 miliar akan terus mendorong prapenjualan, didukung oleh permintaan pengguna akhir, suku bunga domestik di titik terendah sepanjang masa, dan lingkungan operasi yang membaik.
Penjualan rumah dengan harga di atas Rp2 miliar juga meningkat dalam beberapa kuartal terakhir, yang kami kaitkan dengan efek kekayaan dari harga yang kuat untuk komoditas ekspor utama. Selain itu, penjualan CTRA telah diuntungkan secara signifikan dari potongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas rumah yang telah selesai dibangun efektif dari 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021. Perpanjangan potongan PPN tidak pasti, tetapi kami mengharapkan lingkungan operasi yang lebih baik, dengan tingkat vaksinasi terus meningkat, yang akan memungkinkan CTRA untuk meluncurkan aliran proyek yang stabil, mengurangi risiko pra-penjualan yang lebih rendah.
Related News
TINS Tabulasi Laba Rp1,5 Triliun, Melesat 1.183 Persen Kuartal I 2026
Tutup Kuartal I, Penjualan TRIS Naik 13,18 Persen
Makin Bengkak, WIKA Tekor Rp1,13 Triliun Kuartal I 2026
Laba PTMR Melonjak 154 Persen Q1 2026, Saham Jalani Suspensi
Kinerja Moncer, Laba BCIP Melonjak 225 Persen Q1 2026
Drop 109 Persen, EMTK Kuartal I Boncos Rp335,85 Miliar





