Fluktuasi Harga Komoditas Masih Jadi Sentimen, IHSG Betah Dalam Rentang Terbatas
:
0
EmitenNews.com - Data perdagangan periode 18-22 Oktober 2021 menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tetap kuat dengan bertengger di level psikologis 6.600. Itu setelah pada perdagangan Jumat (22/10), ditutup pada zona hijau atau berada pada level 6.643,738. Selama sepekan itu, Indeks meningkat 0,16 persen dari pekan sebelumnya di posisi 6.633,338.
William Surya Wijaya selaku Analis Indosurya Bersinar Sekuritas dalam risetnya, Senin (2520/2021) mengatakan, Perkembangan pergerakan IHSG terlihat masih betah bergerak dalam rentang yang cukup terbatas, hingga saat ini potensi penguatan masih terlihat cukup besar mengingat capital inflow yang mulai kembali masuk ke dalam pasar modal Indonesia secara signifikan.
“Secara teknikal, hari ini IHSG masih berpotensi kembali menghijau atau menguat terbatas dengan rentang support di level 6472 dan level resistance masih terjaga di 6691,” ujar Dia.
Namun fluktuasi harga komoditas masih akan memberikan sentimen bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang, sehingga jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.
Indosurya Bersinar Sekuritas merekomendasikan buy untuk saham-saham big cap seperti Astra International (ASII) Telkom Indonesia (TLKM), Bank BNI (BBNI), Gudang GaramSemen Indonesia (SMGR), Bank BCA (BBCA), Tower Bersama Infrastructure (TBIG), AKR Corporindo (AKRA) dan Ciputra Development (CTRA).
Related News
IHSG Selasa (23/6) Melemah Tipis 0,25 Persen Jelang Pengumuman MSCI
RANS Susul Rencana IPO Juli Nanti, Tanda Market Mulai Membaik?
RANS Bakal Bangun Cipungland, Ambil Dana dari Hasil IPO
Jelang Pengumuman MSCI, IHSG Potensi Sideways di 6000-6200
Melorot! IHSG Tengah Hari Jatuh 1,29 Persen ke Dasar Level 6.000
Bukan Lagi Rumor, RANS Siap IPO di BEI





