Gagal Nanjak, IHSG Awal Pekan Ditutup Anjlok 0,92 Persen ke 6.905,62
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta (Emitennews/Aji).
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona negatif pada perdagangan awal pekan, Senin (11/5/2026). Indeks komposit sempat menguat di sesi kedua perdagangan namun akhirnya merosot 63,77 poin atau 0,92% ke level 6.905,62
IHSG gagal mengakhiri perdagangan hari ini di atas level psikologis meski sempat tembus level tertinggi harian di 7,001,67 usai mengawali perdagangan dengan penurunan ke level 6.959,94 hari ini.
Kuatnya aksi jual menyebabkan 442 saham merosot harganya. Hanya 251 saham yang menguat dan sisanya 125 saham stagnan.
Dikutip dari RTI Business app, total volume perdagangan awal pekan ini sebanyak 20,44 miliar saham, nilai transaksi Rp41,29 triliun, dan frekuensi 2,82 juta kali.
Anjlok Bareng, BMRI dan BUMI Catat Transaksi Tertinggi
Saham BMRI berada di paling atas saham terbesar dari sisi nilai transaksi yaitu Rp1,8 triliun. Namun demikian, harganya anjlok 8,21% ke Rp4.250.
BUMI menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar berikutnya sebanyak Rp849,7 miliar dan harganya turun 1,85% ke Rp212.
Berbeda dengan TINS yang berada di urutan transaksi terbesar ketiga Rp820,8 miliar namun harganya menguat 2,01% ke Rp3.560.
Daftar Saham Top Gainers dan Losers
Top Gainers
1. DPUM +34,67% ke Rp202
2. DFAM +34,62% ke Rp140
3. LABS +34,16% ke Rp216
4. MEDS +17.95% ke Rp138
5. PADI +14,41% ke Rp127
Related News
IHSG Akhir Pekan Melesat ke 6.401, CUAN Top Loser LQ45
Pidato Prabowo Sengat IHSG, Indeks Berbalik Reli 0,56% di Akhir Sesi I
Prabowo Sebut Keuntungan BUMN Naik 2 Kali Lipat dalam 2 Tahun
Menyambut HUT ke-81 RI, IHSG Jumat Dibuka Terkoreksi 0,18 Persen
IHSG Tertekan 1,13 Persen, MNC Sekuritas Ungkap Dua Skenario
Di Tengah Sentimen MSCI, Kiwoom Masih Bidik IHSG ke 7.000





