Gandeng Perusahaan Asal China Dirikan JV, MNC Kapital (BCAP) Perluas Layanan Pembiayaan
:
0
EmitenNews.com -Group bisnis milik Hary Tanoesoedibjo telah menyepakati pendirian perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan perusahaan raksasa asal asal China, yaitu China Shandong Heavy Industry Group (SHIG) yang bergerak di sektor alat transportasi.
Adapun kesepakatan tersebut di jalain oleh MNC Group melalui lini bisnisnya PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dengan SHIG, dimana proses penandatanganan JVA dipimpin langsung oleh Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, bersama Chairman SHIG , Tan Xuguang, di Park Hyatt, Jakarta, Senin (22/1/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Hary mengatakan bahwa seluruh ekosistem bisnis MNC Group siap dikerahkan demi mencapai kesuksesan kerjasama dengan SHIG ini.
Seperti, misalnya, platform media untuk sarana pengiklanan, hingga lini bisnis keuangan sebagai akses pembiayaan penjualan produk SHIG .
"Kami berkomitmen untuk menyukseskan usaha bisnis bersama ini. Jadi, terima kasih banyak atas kepercayaan yang diberikan, sebagai mitra Anda," ujar Hary, dalam sambutannya.
Sebagai informasi, Grup Industri Alat Berat Shandong, yang berkantor pusat di Jinan, Provinsi Shandong, merupakan grup peralatan industri transportasi multinasional terkemuka di Tiongkok.
Grup ini memiliki perusahaan terkenal di China, seperti Weichai Power, SINOTRUK, SHACMAN, Weichai Lovol Intelligent Agriculture, Shantui, Lovol Construction Machinery, Zhongtong Bus, Fast Transmision, dan Hande Axle.
Selain itu, SHIG juga memiliki merek terkenal internasional seperti Ferretti di Italia, KION Group dan Linde Hydraulics di Jerman, Dematic dan PSI di Amerika Serikat, Baudouin di Perancis, Ballard di Kanada, dan lainnya.
"Kami menargetkan semua peralatan kami untuk digunakan oleh Grup industri SIHG yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia," ujar Xuguang.
Melalui kerjasama tersebut, sekaligus memperluas layanan pembiayaan MNC Leasing yang merupakan lini bisnis MNC Kapital untuk penjualan produk-produk milik SHIG terutama di Indonesia.
Related News
Morgan Stanley Borong Lagi Saham GOTO Jelang Harga Rp1 Berlaku
Prospek CPO 2027 Cerah, Astra (AALI) Siapkan Capex Rp1,5T & Replanting
HSBC Masuk, Apexindo (APEX) Siapkan 218 Juta Saham Baru
ARA 6 Kali Beruntun, ini Alasan Duo Raja Kripto Akuisisi TRUK
Proses RKAB Seret, UNTR Baru Dapat Jatah Segini
Astra (ASII) Baru Serap Rp17T Capex, Siapkan Total Rp36T di 2026





