Garap Bisnis Geothermal, Ini Penjelasan Archi (ARCI)
:
0
Toka Tindung Gold Mine Project, Salah satu lokasi tambang emas besutan Archi Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Archi Indonesia (ARCI) memasuki bisnis geothermal. Itu dilakukan melalui Toka Tidning Geothermal (TTG). Melalui TTG, perseroan menarget pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) berkapasitas 40 megawatt (MW).
PT TTG merupakan perusahaan patungan antara perseroan dengan Ormat Geothermal Indonesia (Ormat) yang didirikan pada 2024. Ormat, penyedia energi terbarukan terkemuka dengan rekam jejak kuat di bisnis panas bumi, dan penyimpanan energi hingga saat ini.
Ormat telah membangun sekitar 190 pembangkit listrik, dan memasang sekitar 3.400 MV kapasitas panas bumi, dan REG (Recovered Energy Generation). TTG telah mendapat Izin Panas Bumi (IPB) pada 13 Juni 2025.
Lokasi proyek berada di Desa Pinasungkulan, Ranowulu, Kota Bitung. Rencana selanjutnya dari proyek itu, mendapat persetujuan lingkungan, eksplorasi lebih lanjut untuk mengonfirmasi suhu, dan besaran sumber daya.
Fokus bisnis perseroan hingga pengujung 2025 yaitu mengejar target produksi emas 25 persen. Ekspansi pengembangan, dan penambangan pit baru. Mengakselerasi pengembangan pertambangan bawah tanah pit Kopra, dan identifikasi potensi tambang bawah tanah lainnya. Melakukan eksplorasi secara intensif, dan berkelanjutan di wilayah greenfield/brownfield. Dan, terakhir meningkatkan gold recovery. (*)
Related News
RUPSLB, Restrukturisasi Bisnis LAPD ke Sektor Tambang Resmi Dimulai
Konstituen MSCI, Emiten ini ARB 3 Hari Beruntun meski Laba Meledak
Kuartal III 2026, Jantra Grupo Indonesia (KAQI) Raih Laba Bersih
Sentul City (BKSL) Raih Pendapatan Rp1,2T, Terbesar Masih Segmen Ini
Raih Pendapatan USD122 Juta, Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Ungkap Ini
Tambah Saham, Cakra Bhakti Mantapkan Posisi Pengendali Spindo (ISSP)





