GEMA Catat Pendapatan dan Laba Naik Tipis di Kuartal III-2025
:
0
Salah satu ruangan kerja hasil kreasi Gema Grahasarana. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com -PT Gema Grahasarana Tbk. (GEMA), emiten furnitur dan interior rumah, mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp5,07 miliar hingga 30 September 2025, meningkat 5,4% dibandingkan Rp4,81 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan laba bersih ini terjadi meski kinerja operasional mengalami tekanan, ditopang oleh penurunan beban pajak penghasilan sebesar 63,0% menjadi Rp3,87 miliar, dari sebelumnya Rp10,47 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Jumat (24/10), pendapatan GEMA naik 4,08% menjadi Rp1,04 triliun, dibandingkan Rp999,26 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun, beban pokok pendapatan turut meningkat 4,86% menjadi Rp771,77 miliar, sehingga laba bruto hanya tumbuh tipis 1,8% menjadi Rp267,93 miliar.
Tekanan terlihat pada kinerja operasional, di mana laba usaha anjlok 28,6% menjadi Rp31,88 miliar dari Rp44,63 miliar, sementara laba sebelum pajak (EBITDA) juga merosot 42,0% menjadi Rp9,16 miliar dari Rp15,78 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi neraca, total liabilitas GEMA turun 7,6% menjadi Rp710,89 miliar per 30 September 2025, dibandingkan Rp769,08 miliar pada akhir 2024. Sementara itu, total aset berkurang 5,0% menjadi Rp1,13 triliun dari Rp1,19 triliun pada akhir tahun sebelumnya.
Sementara saham GEMA turun 10,71% atau 12 poin ke level Rp100 per saham pada perdagangan Jumat (24/10).
Related News
Saham SUPA Bangkit, Laba Meroket 398,8 Persen
Kuartal III, COIN Berbalik Boncos Rp40,78 Miliar
WISL Siapkan Kas Rp2,12 Triliun Buat Lunasi Utang
BNI Buyback Rp547 Miliar, Durasi Sampai 27 Januari
Bebas HSC, MGLV Kebut Pusat Data, dan Jadwal Right Issue Rp2,53T
Disokong Raksasa Thailand, Bank Permata (BNLI) Mantap di idAAA





