Genjot Bisnis Layanan Digital, Surge (WIFI) Bakal Punya Pendapatan Tambahan Rp150 M
Hermansjah Haryono Direktur Utama Surge dan Komisaris Utama Surge Rudiantara saat menyampaikan keterangannya setelah RUPST. Foto/Istimewa
Tahun ini, menurut dia, Surge memutuskan laba 2021 seluruhnya dicadangkan untuk modal kerja, khususnya untuk pengembangan bisnis. “Ini menjadi alasan bagi perseroan untuk tidak membagikan dividen pada tahun ini,” ucap dia.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Surge, Rudiantara mengatakan, secara umum bisnis pada industri digital terus berkembang sejalan dengan mulai kembalinya aktivitas para pebisnis. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan bisnis inti Surge di sektor konektivitas. “Ini yang menjadi salah satu alasan Surge bahwa kondisi di lapangan mendukung berbagai target perseroan pada 2022,” ujar dia.
Direktur Pengembangan Usaha Surge, Martha Rebecca mengatakan, Surge juga telah memulai terobosan terbaru dalam industri periklanan dan broadband dengan mengadakan program lelang media periklanan dan lelang bandwidth pertama secara online pada awal 2022.
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





