EmitenNews.com - GIC Private Ltd, dan Archipelago Investment Pte. Ltd, memborong saham Avia Avian (AVIA) senilai Rp469,48 miliar. Itu dilakukan dengan menyerok 504.815.500 atau 504,81 juta saham pada harga pelaksanaan Rp930 per saham.


Tindakan GIC, dan Archipelago itu, mewakili, untuk dan atas nama pemerintah Singapura alias Government of Singapore (GOS), dan Otoritas keuangan Singapura alias Monetary Authority of Singapore (MAS). Transaksi pembelian saham Avia Avian terjadi pada Selasa, 7 Desember 2021.


Sebelum transaksi itu, GOS dan MAS memiliki 3.902.748.900 saham Avia Avian atau setara 6,299 persen saham Avia Avian. ”GIC dan Archipelago memegang saham untuk kepentingan GOS dan MAS yang merupakan pemilik manfaat dari sejumlah saham Avia Avian,” tutur Senior Vice President GIC Private Ltd Celine Loh Sze Ling dan Diane Liang, seperti dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/12). 


Menyusul aksi itu, GOS dan MAS menguasai 4.407.564.400 saham atau setara 7,114 persen dalam Avia Avian berdasar modal disetor perseroan sebesar 61.953.555.600 alias 61,95 miliar. Itu terdiri dari 426.156.200 saham mewakili 0,688 persen dari modal disetor, dan ditempatkan Avia Avian dalam rekening-rekening GIC Private Ltd S/A GOS, The Northern Trust Company S/A Government of Singapore, untuk dan atas nama GOS.


Lalu, 3.902.748.900 saham mewakili 6,299 persen dari modal disetor, dan ditempatkan Avia Avian dalam rekening The Northern Trust Company S/A Archipelago Investment Pte. Ltd, untuk dan atas nama GOS, dan 78.659.300 saham mewakili 0,127 persen dari modal disetor dan ditempatkan Avia Avian dalam rekening GIC Private Limited S/A MAS, untuk dan atas nama MAS.


Sekadar informasi, Avia Avian bergerak bidang usaha industri, dan perdagangan cat dan tinta cetak, pernis, lak, perekat/lem, mortar atau beton siap pakai. Saham Avia Avian tercatat di BEI pada 8 Desember 2021. Tancorp Surya Sentosa, pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 39,69 persen. Nilai kapitalisasi pasar Avia Avian tercatat Rp56,07 triliun.


Sebelumnya, Avia Avian menyuntik modal anak usaha yaitu PT Tirtakencana Tatawarna (TKTW) pada 8 Desember 2021. TKTW telah meningkatkan modal, dan memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Itu tertuang dalam surat persetujuan perubahan anggaran dasar, dan surat penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar pada 8 Desember 2021.


Avia Avian ambil bagian 2.830.000 lembar atau Rp1,415 triliun. Selain itu, Direktur Utama Avia Avian, dan Komisaris Utama TKTW Wijono Tanoko ambil bagian 2 lembar atau Rp1.000.000 atas peningkatan modal ditempatkan dan disetor tersebut. Dengan begitu, setelah peningkatan modal itu, struktur permodalan dan pemegang saham antara lain Avia avian 4.248.493 saham atau Rp2,12 triliun dengan persentase 99,99 persen. Kemudian Wijono Tanoko tiga lembar saham atau Rp1,5 juta dengan persentase 0,0001 persen.


Avia Avian mengklaim peningkatan modal TKTW untuk modal kerja Rp950 miliar. Modal kerja itu untuk pembayaran kepada pemasok, pembeliaan persediaan, biaya operasional, dan modal kerja lain. Kemudian, belanja modal Rp85 miliar untuk IT infrastrutkur, peralatan kantor, dan kendaraan operasional TKTW. Selanjutnya untuk pelunasan pokok utang bank Rp 380 miliar kepada Bank Mandiri. (*)