Grup Pelindo (IPCC) Toreh Laba Rp256M, Tertinggi Sepanjang Sejarah!
Potret hamparan terminal IPCC dipenuhi lonjakan kargo mobil. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) membukukan laba bersih sebesar Rp256,51 miliar sepanjang tahun buku 2025.
Capaian ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perseroan (All-Time High), tumbuh 20,87% secara tahunan dibandingkan Rp212,21 miliar pada tahun sebelumnya.
Kinerja moncer ditopang oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 12,77% menjadi Rp929,96 miliar dari Rp824,60 miliar pada 2024. Kontribusi terbesar masih berasal dari Branch Tanjung Priok sebesar Rp842,55 miliar atau 91%, sementara terminal satelit menyumbang Rp85,15 miliar atau 9%.
Menengok sisi lini bisnis, segmen Completely Built-Up (CBU) menjadi kontributor utama dengan pendapatan Rp697,66 miliar, diikuti segmen alat berat sebesar Rp82,67 miliar serta truck/bus Rp77,31 miliar.
Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan dari tren kendaraan listrik (EV), dengan total layanan mencapai 101.731 unit sepanjang 2025, didominasi merek asal Tiongkok lebih dari 80.000 unit.
Seirama dengan pertumbuhan kinerja, total aset IPCC meningkat 11,21% menjadi Rp2,05 triliun dari Rp1,85 triliun pada 2024. Kenaikan ini ditopang oleh posisi kas dan setara kas yang mencapai Rp1,08 triliun atau naik 33,55%.
Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko IPCC, Wing Megantoro, mengatakan, “Berbagai upaya yang dilakukan Perseroan untuk menciptakan nilai tambah dari setiap layanan yang diberikan utamanya dari sisi keuangan seperti efisiensi biaya yang tidak berhubungan langsung dengan pendapatan serta penggunaan sistem pembayaran yang terintegrasi melalui digitalisasi.”
Ia menambahkan, “Sebagai salah satu entitas bisnis di Pelindo grup yang memiliki fundamental solid, kami tidak memiliki kewajiban perseroan dalam bentuk hutang kepada perbankan maupun pihak lain (debt free company) sehingga memberikan ruang gerak yang lebih prudent serta independensi pengelolaan keuangan untuk pengembangan perseroan”.
Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi, turut menyampaikan rasa apresiasi atas capaian tersebut kepada Pengguna Jasa, Vendor, Tim IPCC, Pemegang Saham/Investor dan Stakeholders atas pencapaian IPCC menutup tahun 2025.
Ia menambahkan, “Sepanjang tahun 2025, IPCC berhasil memperluas layanan melalui penambahan kapasitas melalui PDC, integrasi layanan logistik, in-land transportation dan optimalisasi lahan-lahan idle di sekitar perseroan untuk menampung lonjakan kargo yang melalui terminal kami,” pungkas Sugeng.
Dari sisi operasional, IPCC juga memperkuat digitalisasi melalui implementasi penuh aplikasi PTOS-C pada terminal internasional, serta peluncuran layanan In-Land Transportation pada triwulan IV-2025 sebagai bagian dari penguatan layanan terintegrasi.
Selain kinerja keuangan, perseroan mencatatkan capaian non-keuangan, antara lain penghargaan Annual Report Award 2024 Juara 2 kategori BUMN Publik Non-Keuangan dengan Pendapatan di bawah Rp1 triliun.
Related News
Kakak Tertua Diusung Kembali Jadi CEO SIDO, Transisi Gen Ke-4 Dimulai!
Turnaround Kinerja TPIA, Balikkan Rugi Jadi Laba di 2025
BCAP Cetak Laba Rp278 Miliar Pada 2025, Pendapatan Naik 16,2 Persen
OMED Catat Pertumbuhan Penjualan di 2025, Laba Bersih Naik 13,9 Persen
Petrosea (PTRO) Kantongi Porsi 36 Persen Kontrak LNG Masela Rp989M
Pefindo Tetapkan Peringkat idAA- Untuk Obligasi Medco Energi (MEDC)





