Harga CPO Mulai Melonjak, Ini Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari Sucor Sekuritas
:
0
EmitenNews.com - IHSG ditutup menguat pada perdagangan Jumat (19/11/21) sebesar + 1,26% ( + 83,79 poin) menuju level 6.720,26 dengan nilai transaksi perdagangan 14,6 Triliun dan investor asing membukukan nett buy sebesar 473, 81Miliar.
Melansir data Satgas Covid-19, hingga Minggu (21/11) ada tambahan 314 kasus baru yang terinfeksi Corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 4.253.412 kasus positif Corona.
Selain itu sektor komoditas Produksi minyak sawit awata crude palm oil (CPO) terganggu musim hujan. Harga minyak sawit jadi melambung. harga CPO di Malaysia Derivatives Exchange menurun 0,10% ke RM 4.993 per ton. Sebelumnya, Kamis (18/11), harga CPO sempat melambung sentuh harga tertinggi ke RM 4.998 per ton.
Dalam sepekan harga CPO naik 5,04%. Research & Development ICDX, Girta Yoga, mengatakan tren kenaikan harga CPO akhir-akhir ini dipengaruhi dari gangguan produksi akibat mulai berlangsungnya musim hujan di negara produsen utama CPO, yaitu Indonesia dan Malaysia.
“IHSG berpotensi bergerak menguat pada level area 6.690 - 6.780 dengan pertimbangan Indikator Moving Average pada posisi Uptrend dan Indikator Stochastic menunjukkan posisi daya beli menguat dan volume Jual melemah Sehingga secara teknikal IHSG akan bergerak mix dalam tren penguatan,” kata Indra Tedja Kusuma Analis Sucor Sekuritas, Senin (22/11/2021).
Related News
IHSG Merosot ke Level 6.116, DSSA Paling Aktif, MBMA Top Loser LQ45
IHSG Siang (22/6) Keok 1,25 Persen, Balik ke Level 6.000
Dibuka Turun, Saham Hynix dan SK Square Angkat Kembali Indeks Kospi
Prabowo Minta Danantara Garap ini Untuk Dorong Pertumbuhan
Cek Saham Terdepak Rebalancing FTSE, Efektif Hari Ini
Pemodal Selektif, IHSG Cenderung Koreksi





