Harga Emas Hari Ini Berbalik Turun
:
0
Emas koin dan batangan. (Foto: Freepik)
EmitenNews.com - Harga emas turun setelah Presiden AS Donald Trump menolak tawaran perdamaian terbaru Iran untuk mengakhiri konflik selama 10 minggu yang berdampak ditutupnya Selat Hormuz.
Dipantau dari laman Dewan Emas Dunia (World Gold Council), harga emas pagi ini berada di level USD4,691.51 per ons. Turun dari posisi hari sebelumnya 4,715.71.
Berdasarkan data Bloomberg emas batangan diperdagangkan mendekati USD4.689 per ons, setelah naik sekitar 2 persen pada pekan yang berakhir 10 Mei.
Harga emas spot turun 0,6 persen menjadi USD4.689,29 per ons pada pukul 06.37 di Singapura. Perak turun 0,8 persen menjadi USD79,67. Platinum dan paladium mengalami penurunan. Indeks Spot Dolar Bloomberg, sebuah ukuran mata uang AS, naik 0,1 persen.
Perdamaian di Timur Tengah kembali terhambat setelah Trump melalui akun media sosialnya menyebut tanggapan terbaru Iran terhadap proposalnya untuk mengakhiri konflik sebagai "sama sekali tidak dapat diterima." Kemunduran ini dapat membuat risiko inflasi tetap tinggi serta ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi, yang membebani emas batangan yang tidak menghasilkan imbal hasil.
Ke depan, data harga konsumen AS yang akan dirilis Selasa kemungkinan akan menegaskan bahwa inflasi tetap menjadi ancaman di negara tersebut, menyusul kenaikan bulanan terbesar pada Maret sejak 2022.(*)
Related News
Perkuat Praktik Tata Kelola, SIG Raih Penghargaan IICD
Harga Emas Antam Turun Rp13.000 Ikuti Pelemahan Global
Potensi Kenaikan Suku Bunga Fed Akhir Tahun Tekan Harga Emas
Pemanfaatan Kawasan Industri Belum Optimal, Kemenperin Cari Solusi
SIBF 2026 di Makassar Tawarkan 43 Proyek Potensial Kepada Investor
Pendapatan Saham Teknologi Jeblok, Kontrak Berjangka AS Rontok





