Hary Tanoe Pastikan Investasi MSIN Tak Ganggu Struktur Manajemen RAAM
:
0
Gambar emiten RAAM
EmitenNews.com - PT MNC Digital Entertainment Tbk (Perseroan) merespons permintaan penjelasan dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait investasi strategis yang dilakukan Perseroan di PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM).
Investasi ini didorong oleh potensi sinergi dan kolaborasi yang signifikan antara kedua perusahaan, khususnya dalam produksi konten, efisiensi biaya, dan monetisasi melalui berbagai platform.
Dalam keterangannya, Perseroan menyatakan bahwa investasi tersebut melibatkan pembelian 619.420.000 lembar saham RAAM, yang merupakan hasil dari penyerapan seluruh penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu sebesar 10%.
"Kami melihat peluang besar untuk menciptakan nilai tambah melalui kolaborasi dengan RAAM, terutama dalam produksi konten berkualitas tinggi dan pengoptimalan biaya operasional," ujar Harry Tanoesoedibjo, Direktur Utama MNC Digital Entertainment.
Manfaat keuangan yang diharapkan dari investasi ini mencakup peningkatan pendapatan dan pengurangan biaya operasional. Selain itu, kolaborasi ini diprediksi dapat menghasilkan konten dalam berbagai format untuk didistribusikan melalui beragam platform.
"Keunggulan kompetitif yang akan kami dapatkan antara lain peningkatan kualitas produksi film serta efisiensi biaya melalui economies of scale," tambah Harry.
Meski adanya investasi strategis ini, MNC Digital Entertainment menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk mengubah struktur dewan komisaris dan dewan direksi RAAM.
"Kami tetap fokus pada kolaborasi dan sinergi tanpa mengganggu struktur manajemen yang sudah ada di RAAM," ungkapnya lebih lanjut.
Investasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi kedua perusahaan di industri hiburan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Related News
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi
Pastikan Rumor Merger Tidak Benar, BCA (BBCA) Ungkap Fakta Ini





