EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan telah terjadi peningkatan harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).
Selama sepekan terakhir, saham NFCX melesat 76,22% menjadi Rp2.520 per lembar saham pada Senin, 8 Juli 2024.
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam surat Peng-UMA-00115/BEI.WAS/07-2024, menyatakan bahwa pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
“Informasi terakhir mengenai perusahaan tercatat adalah informasi tanggal 5 Juli 2024 yang dipublikasikan melalui website Bursa tentang Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek,” jelas Yulianto.
Sebelumnya, BEI juga telah mengumumkan UMA pada 3 Maret 2024 atas perdagangan saham NFCX.
“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham NFCX tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tambahnya.
Yulianto mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.
Related News
Kasus Manipulasi Saham SWAT, OJK Serahkan Tersangka SAS ke Kejaksaan
Ditempatkan di SBN, BVIC Pastikan Dana Pelunasan Obligasi Rp307M Aman
Strategi Baru DILD: Garap Bisnis Data Center Bareng ION Network
Dirut FWCT Lego Habis Seluruh Sahamnya, Raup Rp2,11 Miliar
UNTR Tuntaskan Pembelian Tambang Emas J Resources US$540 Juta
Harga Ngacir Ratusan Persen, Idea Asia Jual 50 Juta Saham IDEA





