Humpuss Maritim (HUMI) Realisasikan ESG dengan Sertifikasi Standar Pengelolaan Lingkungan
“Sertifikat ISO ketiga yang diperoleh, yakni Sertifikat ISO 45001:2018 Occupation Health and Safety Management System, ini sekaligus sebagai penanda, bahwa kami, juga menerapkan sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja," paparnya.
Sertifikat tersebut, lanjut Tirta, sekaligus sebagai standar kerja yang bertujuan mencegah terjadinya karyawan baik di darat, khususnya di lautan (awak kapal) cidera akibat pekerjaan, menderita sakit saat kerja dan setelah bekerja, serta sebagai komitmen perusahaan dalam menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat sesuai dengan prinsip ESG di Indonesia dan global.
ESG merupakan konsep yang lebih mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi, atau bisnis yang berkelanjutan dengan tiga variabel utama, seperti environmental (lingkungan), social (sosial), dan governance (tata kelola).
Perusahaan yang menerapkan prinsip ESG diketahui akan menjalankan praktik bisnis dan investasinya dengan cara mengintegrasikan dan mengimplementasikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola yang baik sesuai dengan objektif jangka Panjang perusahaan.
Related News
Tekanan Berlanjut, Rugi Cashlez Tembus Rp68 Miliar Pada 2025
Awal 2026, Penjualan Batu Bara RMKE Tumbuh 4 Kali Lipat
MEJA Tutup Buku Waran Seri I, 318 Juta Saham Baru Masuk Pasar
Likuiditas Terjaga, TAFS Siap Bayar Obligasi Rp371,52 Miliar
TRON Siapkan Penambahan Usaha Baru, Dua Komisaris Malah Mundur
Buyback 3 Bulan Dimulai, RMKE Baru Serap Rp9,9M dari Anggaran Rp200M





