EmitenNews.com - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau Holding BUMN Pangan, ID Food, akan mengalokasikan dana penjaminan sebesar Rp28,7 triliun untuk 12 komoditas cadangan pemerintah pemerintah (CPP).
Direktur Utama ID Food, Frans Marganda Tambunan, mengatakan anggaran sebesar Ro28,7 triliun itu akan digunakan untuk program CPP yang dapat plafon anggaran berdua, yakni untuk Bulog dan ID Food.
"ID Food mendapat tugas untuk pembiayaan sembilan komoditas yang terdiri dari minyak goreng, ayam, telur, ikan, bawang merah, bawang putih, daging ruminansia, cabai dan gula pasir. Sementara Bulog, menaungi beras, kedelai dan jagung," ujarnya di Jakarta, Senin (7/1).
Lebih lanjut, Frans menyampaikan penyerapan terbesar kemungkinan akan terdapat pada komoditas daging ayam dan telur. Sebab ID Food masih melanjutkan program yang dilaksanakan sejak tahun lalu untuk mengatasi stunting di tujuh provinsi.
"Kemudian, yang kemungkinan penyerapannya juga besar ada di minyak goreng, daging sapi dan gula," katanya.(*)
Related News
Hadapi Lebaran 2026, PGE Pastikan Keandalan Listrik dari Panas Bumi
Terkait ART, Pemerintah Antisipasi Investigasi USTR
Kredit Perbankan Tumbuh 9,37 Persen Pada Februari 2026
Tidak Ada Penutupan Penerbangan Internasional, Begini Penegasan Menhub
Alami Darurat di Jalan, Segera Hubungi Jasa Marga Call Center 133
Indomie Fasilitasi 11.300 Pemudik Mitra Warmindo





