IHSG Ambles 2,8 Persen ke 6.969 di Akhir Pekan, 575 Saham Rontok
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta (Emitennews/Aji).
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir merah gelap pada perdagangan akhir pekan, Jumat (8/5/2026). Indeks komposit yang cenderung sideways di sesi pagi, mendadak rontok hingga 204,92 poin atau 2,8% ke level 6.969,39
IHSG mengakhiri laju positif dalam beberapa hari terakhir. Meski sempat menguat saat dibuka tadi pagi, perjalanan IHSG sepanjang hari cenderung berada di zona merah. Level terendah harian berada di 6.969 dan tertingginya di 7.186.
Derasnya aksi jual pada menyebabkan 575 saham rontok harganya. Hanya 133 saham yang menguat dan sisanya 108 saham stagnan.
Dikutip dari RTI Business app, volume perdagangan total akhir pekan ini 56,34 miliar saham, nilai transaksi Rp36,09 triliun, dan frekuensi 2,82 juta kali.
Tiga Saham Big Bank Transaksi Tinggi Harga Melorot
Saham BMRI paling banyak dibuang dengan nilai transaksi Rp1,7 triliun dan harganya susut 0,22% ke Rp4.630.
Berikutnya BBCA mencetak nilai transaksi Rp1,3 triliun tapi harga sahamnya turun 0,8% menjadi Rp6.175.
Aksi jual masif juga dicatat BBRI senilai Rp1,1 triliun dan harga anjlok 1,51% ke Rp3.260.
Saham dengan value perdagangan tinggi tapi jeblok berikutnya adalah MDKA, TINS, BUMI, BRPT, ANTM, BNBR, PTRO, dan AMMN.
Daftar Saham Kinclong
Related News
IHSG Sesi Siang (12/8) Melesat Terbang 1 Persen ke Atas 6.330
Jelang Review MSCI 12 Agustus, IHSG Optimis Naik 0,27 Persen ke 6.284
Pengguna Gemini Tembus 1 Miliar, tapi Saham Turun Karena Belanja AI
Terseret Wall Street, IHSG Kembali Tersungkur
BPK Audit Negara Pakai AI, Anomali APBD Cepat Terdeteksi
Tertekan, IHSG Jelajahi Level 6.180





