IHSG Bergerak Sideways, Pantau Saham Berfundamental Kuat dengan Likuiditas Tinggi
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (21/11) melemah 0,27% atau 18,93 poin ke level 7.063,25. Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 23,2 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 9,2 triliun. Sebanyak 263 saham menguat, 251 saham yang melemah dan 194 saham flat.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas mengatakan, untuk mengawali perdagangan di pekan ini, Selasa 22 November 2022, hari ini IHSG berpotensi bergerak sideways pada range support di level 6921 dan posisi resistance 7152.
Pergerakan IHSG masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan pola tekanan yang ter;ojat sudah cukup terbatas, sedangkan potensi naik dalam jangka menengah - panjang masih terlihat sehingga momentum tekanan masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saham - saham yang memiliki fundamental kuat dengan likuiditas tinggi.
Saham-saham pilihan dari Yugen Sekuritas yang disodorkan untuk para pelaku pasar di hari ini adalah Astra International (ASII), Indo Tambangraya Megah (ITMG), Bank BNI (BBNI), Telkom Indonesia (TLKM), Astra Agro Lestari (AALI), Jasa Marga (JSMR), Kalbe Farma (KLBF), dan PP London Sumatra Indonesia (LSIP).
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





