IHSG Berpotensi Dekati 7.270, Saham Bank dan Tambang Kembali Jadi Unggulan
EmitenNews.com - IHSG pada perdagangan Selasa 7 Juni 2022 ditutup menguat 0,63% pada level 7141. Saham sektor teknologi mengkontribusikan penguatan terbesar, sedangkan saham sektor transportasi mengalami koreksi terbesar. Investor asing net sell Rp821,63 miliar.
Waterfront Sekuritas memperkirakan pada perdagangan hari ini IHSG bergerak di kisaran support 7120/7080 dan resistance 7230/7270. Saham yang direkomendasikan adalah BMRI, BBNI, BBCA, INCO, PTBA, ADRO, ADMR, SRTG, dan INDY.
Semalam indeks di bursa Wall Street ditutup menguat setelah sebelumnya sempat berada di teritori negatif. Indeks menguat di tengah koreksi saham sektor peritel akibat kekhawatiran akan kinerja kuartal kedua ini.
Saham sektor energi membukukan kenaikan terbesar, seiring dengan kenaikan harga minyak mentah. Penurunan yield US-Treasury tenor 10 tahun di bawah level 3%, juga menjadi sentimen positif bagi saham.
Namun kekhawatiran akan prospek ekonomi menurut analis Waterfront, Ratna Lim, telah membatasi penguatan indeks. Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,9% pada tahun ini, dari proyeksi sebelumnya 4,1% dan dari tahun 2021 yang tumbuh 5,7%. Bank Dunia juga memperingatkan akan potensi resesi ekonomi pada beberapa negara akibat ekonomi mengalami periode stagflasi.
Pertumbuhan ekonomi negara maju tahun ini diperkirakan tumbuh 2,7%, melambat dari tahun lalu 5,1%. Sedangkan pertumbuhan ekonomi negara berkembang diperkirakan sebesar 3,4%, melambat dari tahun lalu 6,6%.(fj)
Related News
Asing Agresif, IHSG Sepekan Melonjak 2,16 Persen
IHSG Menguat Terbatas di Akhir Pekan, Tiga Sektor Jadi Penekan
Simak Lima Prediksi Pasar Kripto 2026
IHSG Sesi I (9/1) Tantang Lagi Level Psikologis 9.000
Biayai Korporasi, Bank Perlu Jaga Keseimbangan Ekspansi dan Risiko
Gembok Dibuka, 5 dari 7 Saham Ini Terbang Mentok ARA





