EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir mengalami fluktuasi secara signifikan. Efeknya, indeks dipaksa parkir di level 7.585. Itu terjadi setelah mengalami perosotan sebesar 7,89 persen dari posisi akhir pekan sebelumnya 8.235. 

Fakta tersebut tersaji berdasar data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2-6 Maret 2026. Nah, di tengah deru kehancuran indeks itu, ada sejumlah saham bergerak kontrak. Saham dalam barisan top gainers itu, justru jadi tulang punggung indeks terhindar dari keterpurukan.

Saham-saham itu menjadi sebagai berikut. Ifishdeco (IFSH) meroket 81,56 persen setara 1.460 poin menjadi Rp3.250 per helai dari Rp1.790. Essa Industries (ESSA) melangit 19,38 persen alias 125 poin menjadi Rp770 dari Rp645. Indo Tambangraya Megah (ITMG) melonjak 18,44 persen atau 4.200 poin menjadi Rp26.975 per helai dari Rp22.775. 

Alakas? Industrindo (ALKA) tumbuh 15,79 persen setara 90 poin menjadi Rp660 per saham dari Rp570. Multikarya (MKAP) melesat 15,52 persen selevel 135 poin menjadi Rp1.005 dari Rp870. PT Bukit Asam (PTBA) melejit 14,62 persen setara 380 poin menjadi Rp2.980 dari Rp2.600. Koka Indonesia (KOKA) melonjak 14,04 persen atau 32 poin menjadi Rp260 dari Rp228. 

Krom Bank (BBSI) surplus 13,78 persen setara 580 poin menjadi Rp4.790 dari Rp4.210. Golde Eagle (SMMT) menguat 12,44 persen alias 140 poin menjadi Rp1.265 per helai dari Rp1.125. Sampoerna Agro (SGRO) surplus 12,08 persen atau 725 poin menjadi Rp6.725 dari ssebelumnya Rp6.000. (*)