IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sawit Sumbermas Sarana

IHSG Berpotensi Melemah, ini Rekomendasi Untuk BBRI, GOTO, KLBF dan CARR

14/06/2022, 08:35 WIB

IHSG Berpotensi Melemah, ini Rekomendasi Untuk BBRI, GOTO, KLBF dan CARR

Papan perdagangan di mainhall Bursa Efek Indonesia-Foto/Rizki

EmitenNews.com—Saham BBRI, GOTO, KLBF dan CARE menjadi pilihan PT BNI Sekuritas pada perdagangan hari ini. Saham-saham ini direkomendasikan di tengah Indeks Harga Saham Gabunga (IHSG) yang diprediksi terkoreksi.


Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal momentum penurunan masih terbuka namum hanya terbatas. Hal ini terlihat dari signal indikator teknikal di area netral. Indeks juga berpotensi dalam trend bullish apabila di atas level 6.932.


“Indeks terlihat berpeluang koreksi jangka pendek ke 6.924. IHSG closing di bawah 5 day MA (7.119). Indikator MACD netral, Stochastic menuju area netral. Selama di atas 6.930, berpeluang menuju (sebelumnya target 6.888 - 7.209 gap tercapai) next 7.140/7.257. Range breakout berada di 6.924 - 7.140,” jelas Andri dalam riset nya, Selasa (14/6).


Adapun level resistance akan berada di 7.051/7.140/7.196/7.257 dan level support 6.959/6.924//6.834/6.717. Perkiraan range pada level 6.820 - 7.050.


Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Leisyaputra menyampaikan, Indeks Dow Jones Industrial Average pada perdagangan kemarin ditutup melemah tajam 2,79%, sementara S&P 500 terkoreksi lebih dalam 3,88%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang melemah sangat signifikan sebesar 4,68%.


“Bursa Eropa juga mencatatkan koreksi yang cukup dalam. Angka inflasi Amerika Serikat (AS) yang tinggi menimbulkan kekhawatiran bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga lebih agresif,” jelas Maxi.


Sementara itu, bursa regional mencatat pelemahan yang dalam mengikuti koreksi tajam bursa AS pada Jumat lalu akibat inflasi AS yang melebihi perkiraan. Hang Seng dan Nikkei turun lebih dari 3%, sementara IHSG terkoreksi 1,29%.


Seiring dengan kondisi pasar saat ini, investor dapat mencermati saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan rekomendasi buy 4.250/4.300 target 4.400/4.470 stop loss di bawah 4.150/4.060.


Kemudian saham GOTO, direkomendasikan buy pada level 372-378 target 394/404 stop loss di bawah 360/350. Aksi buy juga bisa dilakukan pada saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) di atas level 1.625 target 1.680/1.700 stop loss di bawah 1.560.


Investor juga dapat mencermati saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) dengan rekomendasi trading buy, target 500/505 stop loss di bawah 470.


Author: Rizki