IHSG Berselimut Koreksi, Bungkus Saham JSMR, AADI, dan INCO
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 4,88 persen menjadi 7.922. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan tekanan jual. Selimut koreksi tersebut tidak serta merta menutup peluang untuk rebound.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 3 Februari 2026, indeks akan mengitari area support 7.654-7.481, dan posisi resistance 8.094-8.318. Menilik data dan fakta tersebut, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Adaro Andalan Indonesia (AADI) speculative buy Rp7.950-8.000 per lembar dengan proyeksi Rp8.150-8.350 per saham, dan stop loss Rp7.825. Vale Indonesia (INCO) buy on weakness Rp5.100-5.525 per saham dengan target Rp6.425-6.850 per helai, dan stop loss Rp4.960 per eksemplar.
Jasa Marga (JSMR) buy on weakness Rp3.570-3.600 per saham dengan proyeksi Rp3.650-3.680 per lembar, dan stop loss Rp3.560 per eksemplar. Super Bank Indonesia (SUPA) sell on strength di kisaran Rp865-890 per eksemplar. (*)
Related News
Euforia IHSG 10.000 ke Koreksi Terdalam, Ambruk 24,27 Persen dari ATH
Pipa Gas Cisem 2 Mengalir Perdana
Cadangan BBM Cukup 28 Hari, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Tenang
BTN dan Insan Pers Salurkan 600 Paket Sembako Jelang Lebaran
Jalin Permudah Nasabah BRI dan BJB Tarik Tunai dari Aplikasi GoPay
Jasa Marga Kantongi Kredit Sindikasi Rp19,72T Untuk Tol Yogya-Bawen





