IHSG dan Harga Saham BBCA Sama-Sama Anjlok di Bawah 6.000
:
0
Bursa Efek Indonesia (Foto: EmitenNews)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 157,61 poin atau 2,59% ke 5.936,14 pada perdagangan Senin (12/10/2026). Penurunan harga 602 saham memicu indeks komposit jatuh ke zona merah.
IHSG sempat menguat pada perdagangan pagi yaitu di level 6.109,32. Level tertinggi ditembus di 6.128,72 namun level terendah intraday dicatat pada level 5.917,39.
Sebanyak 114 saham menguat namun tak mampu mengimbangi mayoritas saham yang harganya anjlok. Sebanyak 77 saham lainnya stagnan.
Volume perdagangan saham 62,17 miliar saham dengan frekuensi 1,87 juta kali. Total nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp13,73 triliun.
Saham-saham yang mencetak transaksi paling besar adalah GOTO senilai Rp773,1 miliar namun harganya jeblok 10% ke Rp27, disusul DSSA senilai Rp696,6 miliar harga turun 14,6% ke Rp965, dan BBCA Rp586,5 miliar harga melemah 1,65% ke Rp5.950 per saham.
Sementara itu, deretan saham terlikuid LQ45 yang mencatat penurunan terdalam (top losers) adalah CUAN anjlok 14,94% ke Rp655, GOTO turun 10% ke Rp27, dan EXCL melemah 9,83% ke Rp2.110 per saham.
Di lain sisi, saham LQ45 dengan penguatan terbesar dipimpin INKP menguat 4,83% ke Rp8.675, CPIN naik 2,03% ke Rp3.020, dan JPFA menguat 1,96% ke Rp2.080 per saham.
Related News
Jebol! IHSG Anjlok 2,59 Persen ke 5.936, Ini Biang Keroknya
Astra dan Kadin Bekali 30 UMKM Tangkap Pasar Global
Transaksi Rp1,46T, KISI Challenge: Beyond Tomorrow Makin Sengit
Seluruh Sektor Tertekan, IHSG Siang (12/10) Terkoreksi Nyaris 2 Persen
AASI Perkuat Kapasitas dan Apresiasi Tenaga Pemasar Asuransi Syariah
IHSG Dibuka Menguat di Awal Pekan, Muncul Proyeksi Rebound oleh Analis





