EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (15/3) turun 0,21% atau 13,68 poin ke level 6.628,14. Total volume perdagangan saham mencapai 17 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 12 triliun.
William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas menyebut, untuk tengah pekan ini, kamis (16/3/2023), IHSG bakal bergerak pada range support di level 6600 dan resistancenya ada di 6726.
Pergerakan IHSG di tengah minimnya sentimen baik dari dalam maupun luar negri terlihat masih akan terlihat berada dalam rentang konsolidasi, sedangkan pola gerak market regional yang cenderung fluktuatif, demikian juga dengan pergerakan harga komoditas.
“Dalam jangka pendek dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pola gerak IHSG, sedangkan jelang rilis data perekonomian tingkat suku bunga pada hari ini disinyalir belum akan mengalami perubahan akan turut mewarnai pergerakan IHSG, hari ini iHSG berpotensi menguat terbatas,” ujar William.
Saham-saham pilihan dari Yugen Sekuritas yang menjadi rekomendasinya kepada pelaku pasar adalah UNVR, INDF, ICBP, BINA, PWON, CTRA, SCMA, SMRA dan BBCA.
Related News
Trump Beri Tarif 0 Persen Untuk Tekstil RI Yang Bahan Bakunya Dari AS
Sesi I IHSG Terkontraksi ke 8.261, Emiten Prajogo Berguguran
Terpenuhi di DN, Produksi Kendaraan Pick-Up Beri Dampak Rp27 Triliun
Penjualan Sepeda Motor Di Pasar Domestik 2025 Capai 6,4 Juta Unit
Sideways, IHSG Lintasi 8.200-8.350
IHSG Tertekan, Serok Saham AMMN, CMRY, dan TINS





