IHSG Ditutup Naik 0,39 Persen, Enam Sektor Penggeraknya
Lantai perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di perdagangan hari ini, Kamis (15/1), menguat 0,39% atau 27,96 poin ke level 7.107,52 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG bergerak dari batas atas di level 7.190 hingga batas bawah pada level 7.071 setelah dibuka pada level 7.079
Total volume transaksi bursa mencapai 16,7 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13,2 triliun. Sebanyak 302 saham mengalami penurunan, 289 saham menguat, dan 209 saham tetap flat.
Enam indeks sektoral mengangkat IHSG ke zona hijau. Sektor properti dan real estat melonjak 0,95%, diikuti oleh sektor energi yang naik 0,71%. Sektor keuangan meningkat 0,64%, sektor infrastruktur naik 0,37%, sektor transportasi dan logistik menguat 0,13%, serta sektor perindustrian yang naik 0,08%.
Di sisi lain, lima sektor mengalami pelemahan. Sektor barang konsumsi nonprimer turun tajam 1,99%, sektor kesehatan melemah 0,84%, sektor teknologi turun 0,47%, sektor barang konsumsi primer berkurang 0,34%, dan sektor barang baku melemah 0,11%.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya CBDK sebesar Rp1.450 menjadi Rp8.725 per lembar dan DAAZ sebesar Rp1.075 menjadi Rp6.850 per lembar serta DSSA sebesar Rp800 menjadi Rp37.075 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya JSPT sebesar Rp2.400 menjadi Rp10.675 per lembar dan SINI sebesar Rp430 menjadi Rp3.890 per lembar serta SAPX sebesar Rp335 menjadi Rp1.105 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya CBDK sebanyak 204.482 kali senilai Rp2,2 triliun kemudian BABY sebanyak 197.044 kali senilai Rp22,7 miliar dan BBRI sebanyak 62.284 kali senilai Rp1,46 triliun.
Top gainers LQ45 hari ini adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang naik 2,88%, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menguat 2,17%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang naik 2,04%.
Sementara itu, top losers LQ45 terdiri dari PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang turun 3,21%, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang melemah 2,81%, dan PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang turun 2,31%.
Related News
IHSG Bangkit ke 8.012 di Sesi I (9/2), Saham Emas Kompak Terbang
Produksi Beras Awal 2026 Berpotensi Naik 15,79 Persen
Pertamina-SGN Bangun Pabrik Bioetanol Kapasitas 30 Ribu KL/Tahun
Purbaya Ajak Aparat Pajak Perbaiki Kinerja, Jangan Kalah Sama 'Pemain'
Memasuki 2026 Industri Otomotif Mulai Stabil
Wall Street Rebound, IHSG Cenderung Koreksi





