IHSG Diyakini Akan Rebound, Saham Big Cap Jadi Rekomendasi Nih
foto mainhall Bursa Efek Indonesia- Foto/Rizki
EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (13/6)anjlok 1,29% atau 91,21 poin ke level 6.995,44 . Namun investor asing mengambil peluang dari penurunan IHSG dengan mencatatkan pembelian bersih atau net buy sebesar Rp376,8 miliar di seluruh pasar.
Untuk hari kedua di pekan ini, menurut William Surya Wijaya CEO Yugen Bersinar Sekuritas, Selasa (14/6/2022). Pergerakan IHSG saat ini masih menunjukkan pola gerak sideways di tengah capital inflow yang terlihat masih terus terjadi, sedangkan kondisi perekonomian yang stabil terlihat dari data terlansir serta mulai bergeraknya perekonomian yang tercermin dari laporan kinerja emiten turut menopang pola gerak IHSG.
Namun potensi koreksi terhadap harga komoditas akan membayangi dan dapat memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG. "Hari ini IHSG berpotensi menguat, dengan perkiraan range support di level 6898 dan posisi resistancenya ada di level 7124," ujar William.
Kali proyeksi saham yang cukup menggairahkan adalah HM Sampoerna (HMSP), Alam Sutera Realty (ASRI), Pakuwon Jati (PWON), Summarecon Agung (SMRA), Bumi Serpong Damai (BSDE), Telkom Indonesia (TLKM), Gudang Garam (GGRM), Semen Indonesia (SMGR) dan Bank BCA (BBCA).
Related News
Level 9.000 Terlampaui, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru!
Manajemen Solid, BSN Optimistis Performa 2026 Ciamik
Lebih Pede dari Purbaya, Mirae Asset Patok Target IHSG 10.500
11 Sektor Menghijau, IHSG Sesi I Tembus ATH Intraday 9.028
Pemerintah Targetkan Serap 4 Juta Ton Gabah Pada 2026
KKP Cegat Impor 90 Ton Ikan Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok





