IHSG Tembus 8.262 di Sesi I (11/2), Saham Konglo Naik Panggung!
Potret papan perdagangan di Gedung Bursa Efek Indonesia diwarnai ornamen Imlek dipotret pada Rabu (11/2/2026). Foto: EmitenNews/Aji.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian perkasa hingga akhir perdagangan sesi I, Rabu (11/2/2026). Pada pukul 12.00 WIB, IHSG ditutup menguat 130,156 poin atau naik 1,6 persen ke level 8.261,894.
Lonjakan ini ditopang derasnya transaksi dengan keseluruhan total volume perdagangan mencapai 37,71 miliar saham diperdagangkan dan nilai transaksi Rp16,92 triliun. Sebanyak 531 saham menghijau, 153 saham melemah, dan 135 saham stagnan.
Secara sektoral, penguatan paling agresif datang dari IDXENERGY yang melesat 5,19 persen, disusul IDXCYCLICAL naik 4,62 persen, IDXINDUSTRY menguat 3,68 persen, dan IDXINFRA terapresiasi 3,33 persen. IDXBASIC turut naik 2,66 persen dan IDXTRANS menguat 1,96 persen. Sementara itu, IDXPROPERTY naik 1,28 persen dan IDXTECHNO menguat 1,14 persen. Adapun, IDXFINANCE justru terkoreksi 0,54 persen dan IDXHEALTH relatif stagnan di sekitar 0,00 persen.
Reli IHSG tak lepas dari pergerakan agresif saham-saham grup konglomerasi yang menjadi indeks mover utama.
Seperti konglomerasi milik Prajogo Pangestu yakni, PT Petrosea Tbk. (PTRO) melesat 19,2 persen, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terapresiasi 11,8 persen.
Lalu konglomerasi selanjutnya yaknl, Happy Hapsoro dengan emiten PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menguat 12,4 persen. Saham emiten Grup Bakrie-Salim yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tak mau kalah unjuk gigi, harganya ngacir naik 12,9 persen, Saham-saham ini menjadi tulang punggung penguatan indeks hingga siang hari.
Begitupun, sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat indeks. Seperti dari emiten perbankan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 1,96 persen ke Rp5.000, PT Astra International Tbk (ASII) melemah 1,09 persen ke Rp6.775, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM/EMAS) terkoreksi 2,39 persen ke Rp7.125.
Dengan mayoritas sektor menghijau dan transaksi menembus hampir Rp17 triliun dalam setengah hari, pelaku pasar kini mencermati apakah IHSG mampu mempertahankan momentum untuk menutup perdagangan di atas level psikologis 8.250 pada akhir sesi nanti.
Related News
Pertamina Jajaki Pengembangan Teknologi Rendah Karbon Dengan POSCO
Ini Tiga Kerjasama Energi Yang Disepakati Indonesia - Korea
KISI Hadirkan Fasilitas Margin Kompetitif untuk Investor
BEI Buka Data Saham Kepemilikan Jumbo oleh Segelintir Investor (HSC)
Genjot Transaksi, KISI Promo Margin Bunga 3 Persen Gratis Pindah Saham
Performa Apik, Ini Mesin Laba KB Bank Sepanjang 2025





