IHSG Hari Ini Ditutup di Zona Merah, Tapi Menguat Sepanjang Pekan Ini
:
0
Jumat (28/11/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah, yaitu turun 31,64 poin atau 0,37% ke level 8.514,22. Dok. Emitennews.
EmitenNews.com - Akhir pekan ini, Jumat (28/11/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah, yaitu turun 31,64 poin atau 0,37% ke level 8.514,22. Meski begitu, sepanjang pekan ini, IHSG menguat 0,6%. Malah, datanya menunjukkan IHSG dua kali parkir di zona hijau dan tiga kali terperosok di akhir perdagangan.
Coba perhatikan. Data pada perdagangan hari ini, sebanyak 389 saham turun, 293 naik, dan 274 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp15,95 triliun, melibatkan 34,11 miliar saham dalam 2,02 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar terkikis menjadi Rp15.624 triliun.
Dari nilai transaksi bisa disebutkan, Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bumi Resources (BUMI), dan Bangun Kosambi Sukses (CBDK) menjadi saham-saham yang mencatat nilai transaksi terbesar.
Lihat saja. BBRI pada akhir perdagangan mengalami koreksi 1,6%. Lalu, BUMI terapresiasi 0,83% dan CBDK 12,19%.
Mengutip Refinitiv, teknologi, bahan baku, dan finansial menjadi sektor yang turun paling dalam, yakni masing-masing 1,92%, 0,92%, dan 0,91%.
Tetapi, sektor teknologi merosot ke zona merah seiring tekanan di saham DCI Indonesia (DCII) yang anjlok 6,15% ke level 236.500. DCII menyeret IHSG sebesar -16,11 indeks poin.
Di luar itu, Amman Mineral Internasional (AMMN) yang turun 5,04% berkontribusi -11,19 indeks poin terhadap pelemahan IHSG.
Saham bank jumbo juga masih menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini. BBRI mencatat bobot -9,86 indeks poin. Bank Central Asia (BBCA) -4,71 indeks poin, Bank Negara Indonesia (BBNI) -3,08 indeks poin, dan Bank Mandiri (BMRI) -2,5 indeks poin.
Saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, Low Tuck Kwong, Aguan, hingga keluarga Widjaja berkinerja baik tetapi belum cukup kuat untuk menopang IHSG di zona hijau. ***
Related News
BEI Beri Kado Suspensi 72 Emiten Bandel, Alasannya Karena Ini
Hadapi Risiko Digital, BI Tata Struktur Industri Sistem Pembayaran
Bos BEI Serukan Jangan Panik ke Investor Soal Penggantian Gubernur BI
Daftar Terbaru Indeks Kompas100, BREN Keluar BNBR Masuk
Dua Saham Baru Masuk LQ45, BEI Coret SMGR dan TOWR
BEI Umumkan Daftar Terbaru Saham LQ45, IDX30 dan IDX80





