IHSG Jadi yang Terburuk di Asia, Sentimen MSCI Gagal Bendung Aksi Jual
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Emitennews/Aji)
EmitenNews.com - Euforia keputusan MSCI yang mempertahankan status Indonesia sebagai pasar negara berkembang (emerging market) ternyata hanya berlangsung singkat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berbalik arah dan anjlok 3,56% hingga meninggalkan level psikologis 6.000 pada perdagangan Rabu (24/6/2026).
IHSG ditutup turun 217,45 poin ke level 5.883,88. Padahal, indeks sempat menguat pada awal perdagangan dan menyentuh level tertinggi intraday di 6.171,38 sebelum akhirnya berbalik tajam ke zona merah.
Tekanan jual terlihat merata hampir di seluruh sektor pasar. Sebanyak 611 saham melemah, hanya 98 saham yang menguat, dan 104 saham lainnya stagnan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa keputusan MSCI yang mempertahankan Indonesia di kategori emerging market belum cukup kuat menopang sentimen pasar. Investor justru memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan aksi ambil untung (sell on news), terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Saham-saham yang sebelumnya menjadi motor penggerak indeks mengalami tekanan cukup dalam. Di antaranya PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang anjlok 12,44%, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 9,55%, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 10,95%, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terkoreksi 8,22%.
Dari sisi transaksi, TPIA juga menjadi saham dengan nilai perdagangan terbesar mencapai Rp1,4 triliun, disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp1 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp945,5 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp875,1 miliar.
Secara regional, IHSG bahkan menjadi indeks dengan performa terburuk di Asia pada perdagangan hari ini. Di saat IHSG anjlok, indeks Hang Seng Hong Kong, Shanghai Composite China, dan Straits Times Singapura justru ditutup menguat, sementara Nikkei Jepang hanya melemah tipis 0,88%.
Related News
Prospek Damai AS-Iran Belum Jelas, Kurs Rupiah Melemah Rabu Sore
Asing Kembali Kabur dari BBRI–TPIA, Jual Bersih Sesi I Capai 0,97T!
IHSG Sesi Siang (24/6) Mendadak Ambruk 1,62 Persen ke 6.002, Kenapa?
Industri Semikonduktor Booming, Samsung Siapkan Buyback Besar-Besaran
IPOT Sukses Edukasi Komunitas eSports via Kapolda Jateng Cup 2026
IHSG Melaju Positif Usai Review MSCI





