IHSG Kembali Cetak Rekor Tertinggi (ATH) di Level 8.126
Lantai perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,35 poin atau 0,02% ke 8.126,55 yang merupakan level tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) pada akhir perdagangan Rabu (24/9/2025).
Kenaikan IHSG di penutupan sore hari ini di dorong indeks sektor yakni, Indeks sektor perindustrian yang naik 4,36%, sektor barang baku naik 1,20% dan sektor properti naik 1,05%.
Sedangkan indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor infrastruktur yang turun 1,62%, sektor teknologi turun 0,93% dan sektor kesehatan turun 0,89%.
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 54,40 miliar saham dengan total nilai Rp 37,53 triliun.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya PGUN sebesar Rp1.775 menjadi Rp10.675 per lembar dan DSSA sebesar Rp1.000 menjadi Rp115.000 per lembar serta JARR sebesar Rp850 menjadi Rp4.250 Per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya POLU sebesar Rp1.575 menjadi Rp14.350 per lembar dan GGRM sebesar Rp1.125 menjadi Rp13.700 serta UNTR sebesar Rp550 menjadi Rp26.650 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya EMAS sebanyak 424.736 kali senilai Rp2,8 triliun kemudian BUMI sebanyak 141.139 kali senilai Rp2,01 triliun dan BRPT sebanyak 89.387 kali senilai Rp1,55 trilliun.
Top gainers LQ45 hari ini, Barito Pacific Tbk (BRPT) (11,87%), Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) (2,76%) dan Surya Citra Media Tbk (SCMA) (1,78%).
Sedangkan Top losers LQ45 hari ini, Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (-6,94%), Aneka Tambang Tbk (ANTM) (-5,45%) dan Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) (-3,23%).
Related News
IHSG Melemah ke 8.218, Saham Big Caps Tekan Indeks
KISI Raih Obligasi Rupiah Terbaik 2025 di Alpha Southeast Asia Award
SMV Kemenkeu Kucurkan Rp4,48 Miliar Untuk Bangun 56 Rumah Layak Huni
Mendag Dorong Minyak Goreng Second Brand Untuk Bentuk Psikologi Pasar
Bahlil: Hilirisasi Anak Tangga Negara Berkembang Menuju Negara Maju
Kampung Nelayan Akan Dikelola BUMN PT. Agrinas Jaladri Nusantara





