IHSG Kian Menyala, Angkut Saham CDIA, KLBF, dan INKP
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,36 persen menjadi 8.275. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan volume pembelian. Penguatan indeks mampu berada di atas MA20, dan telah mencapai area resistance sekaligus target terdekat.
Oleh sebab itu, indeks berpeluang melanjutkan penguatan. Sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 4 November 2025, indeks akan menjelajahi support 8.144-8.042, dan posisi resistance 8.309-8.365. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham unggulan berikut.
Yaitu, Chandra Daya Investasi (CDIA) buy on weakness Rp1.770-1.840 per helai dengan proyeksi Rp1.915-2.100 per saham, dan stop loss Rp1.700 per eksemplar. Indah Kiat (INKP) speculative buy Rp7.325-7.450 per saham dengan target Rp7.800-8.200 per helai, dan stop loss Rp7.225 per eksemplar.
Kalbe Farma (KLBF) buy on weakness Rp1.160-1.230 per helai dengan target Rp1.310-1.395 per lembar, dan stop loss Rp1.140 per eksemplar. Timah (TINS) sell on strength Rp2.560-2.600 per eksemplar. (*)
Related News
Dampak Krisis Energi, China Kendalikan Harga Bensin dan Solar
Minyak Melonjak, IEA Ungkap 10 Cara Cepat Tekan Dampaknya ke Ekonomi
Euforia IHSG 10.000 ke Koreksi Terdalam, Ambruk 24,27 Persen dari ATH
Pipa Gas Cisem 2 Mengalir Perdana
Cadangan BBM Cukup 28 Hari, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Tenang
BTN dan Insan Pers Salurkan 600 Paket Sembako Jelang Lebaran





