IHSG Kian Menyala, Borong Saham IMPC, PANI, dan TINS
Suasana di plataran Banten Wulung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 2,52 persen menjadi 8.122. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan volume pembelian. Dengan demikian, peluang indeks untuk kembali penguatan masih sangat terbuka.
Namun, perlu cermati area koreksi berada di kisaran 7.968-8.066. Pendeknya, sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 4 Februari 2026, indeks akan menyusuri area support 7.854-7.654, dan posisi resistance 8.181-8.318. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan investor mengoleksi sejumlah saham berikut.
Yaitu, Impack Pratama (IMPC) buy on weakness Rp2.020-2.130 per saham dengan proyeksi Rp2.510-2.730 per helai, dan stop loss Rp1.800 per lembar. Indah Kiat (INKP) buy on weakness Rp8.700-8.900 per saham dengan proyeksi Rp9.375-9.700, dan stop loss Rp8.600 per lembar.
Pantai Indah Kapuk (PANI) buy on weakness Rp8.350-8.800 per saham dengan target Rp9.850-11.175 per helai, dan stop loss Rp8.200. Timah (TINS) buy on weakness Rp3.030-3.180 per saham dengan proyeksi Rp3.300-3.610 per helai, dan stop loss Rp3.000 per eksemplar. (*)
Related News
Konsolidatif, IHSG Susuri Area 7.950-8.400
Apa Itu Saham Gorengan? Begini Cara Menghindarinya
IHSG Bangkit! Ditutup Lompat 2,52 Persen ke Level 8.122
Biaya Transaksi Kurang Kompetitif Jadi Hambatan Utama Bursa Kripto RI
SBN Ritel Perdana 2026, Penawaran ORI029 Dibuka hingga 19 Februari
IHSG Rebound ke 8.047 di Sesi I (3/2), 10 dari 11 Sektor Mulai Bangkit





