IHSG Melemah di Sesi I, Analis: Waspadai Tekanan Lanjutan
Papan perdagangan Bursa menampilkan data fluktuasi IHSG.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Selasa (7/4/2026) dibuka pada level Rp7.028. Menjelang penutupan sesi I, pergerakan saham cenderung turun ke level Rp6.977 pada pukul 11.10.
Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada menilai pergerakan IHSG sepekan lalu berada pada area zona merah, di bawah perkiraan target support yang harus dijaga di Rp7.081, tampaknya tertembus sehingga menyentuh level terendahnya di Rp7.019.
“Posisi ini membuka celah untuk kembali mengalami pelemahan jika tidak ada sentimen yang mampu menahan pelemahan lebih lanjut,” kata Reza saat dihubungi EmitenNews, Selasa (7/4).
Reza juga memperkirakan dalam sepekan ke depan, IHSG masih akan diwarnai sentimen imbas eskalasi konflik antara AS-Israel dengan Iran.
Menurutnya, proposal yang diajukan kedua pihak masih jauh dari harapan meredakan konflik. Akibatnya, peluang peperangan dapat lebih panjang yang membuat sentimen pasar diliputi ketidakpastian.
“Kondisi global pun tampaknya juga akan cenderung tertekan kecuali jika ada sentimen dari rilis data-data makro global yang biasanya dirilis di awal pekan tiap bulannya. Sehingga mungkin adanya sentimen positif dari perkembangan meredanya ketegangan AS-Israel vs Iran mampu meredam adanya aksi jual dan membuat pasar untuk sementara waktu rebound meski tipis. Akan tetapi, jika tidak maka bursa saham global masih diwarnai dengan pelemahan,” tutur Reza.
Di sisi lain, perkembangan dari dalam negeri, meski proposal yang diajukan oleh para pemangku kepentingan di pasar modal tampaknya akan disetujui oleh MSCI, hal itu belum bisa memastikan dapat menahan lajunya pelemahan.
Salah satu yang diharapkan dapat menahan pelemahan lebih lanjut, kata Reza, ialah pemberian dividen dan rilis data ekonomi yang positif.
“Jika tidak, maka pelaku pasar cenderung bertransaksi jangka pendek dan membuat mayoritas harga saham di IDX cenderung fluktuatif,” tambah Reza.
Adapun level IHSG yang harus dijaga di pekan ini support Rp6.816-6.900, dan resistance Rp7.185-7.228.
Related News
IHSG Merosot ke Bawah Level 7.000, Waspada Lanjut ke 6.700
Rupiah dan IHSG Merosot Berbarengan, Mirae: Sinyal Risiko Meningkat
IHSG Sesi I Susut 0,29 Persen, 8 Sektor Seret ke 6.969
Pemerintah Targetkan Pengadaan 1 Juta Ton Jagung Pada 2026
Pembelian Pertalite Subsidi Dibatasi 50 Liter Per Hari
Oktober Berlaku, Sertifikasi Halal Industri Barang Gunaan Diakselerasi





