EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan melemah terbatas. Investor dapat mencermati saham ASII, PGAS, JSMR dan PWON.
Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks terlihat berpeluang mengalami penurunan dan relatif terbatas dalam pola konsolidasi, dari candle bearish harami dan closed di bawah 5 day MA.
“Trend bullish, selama di atas 6.924, berpeluang menuju 7.063-7.163. IHSG closing di bawah 5 day MA (7.017). Indikator MACD netral, Stochastic bearish. Selama di atas 6.924, berpeluang menuju (sebelumnya target 6.888 - 7.209 gap tercapai) 7.063 gap - 7.163. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.856 - 7.138,” jelas Andri dalam risetnya, Selasa (28/6).
Level resistance indeks pada perdagangan hari ini diproyeksikan berada di 7.043/7.070/7.116/7.163. Sementara untuk level support berada di 6.999/6.968/6.924/6.886. Perkiraan range: 6.960 - 7.070.
Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah tipis 0,20%, begitu juga dengan S&P 500 yang mencatat penurunan 0,30%, sedangkan indeks Nasdaq Composite mencatat koreksi sebesar 0,72%.
Related News
BTN-PPATK Perbaiki 20 RTLH, Wujudkan Rumah Layak Keluarga Prasejahtera
Soal IPO Persib Bandung, Belum Ada Hilal Tunggu Valuasi Rp1 Triliun
IHSG Merosot 1,13 Persen, Saham Emiten Prajogo dan BBRI Tertekan
IHSG Sesi I Loyo Imbas MSCI, Asing Net Sell Rp1,18T di Saham-Saham Ini
MSCI Depak GOTO, Turunkan CPIN, Pasar RI Terancam Outflow Rp1 Triliun
Jeda Siang (13/8) Usai Review MSCI, Tekan IHSG ke Bawah Level 6.300





